

InNalar.com – Pada pembangunan jalan tol yang mengarah ke jalan bebas hambatan Balikpapan-Samarinda, dibutuhkan sebuah jembatan.
Jalan penghubung itu adalah jembatan duplikasi bentang pendek Pulau Balang, yang berada di Kalimantan Timur.
Perlu diketahui, jembatan duplikasi di Kalimantan Timur ini nantinya akan tersambung dengan jalan tol menuju ke akses IKN Segmen 5A Simpang Tempadung-Jembatan Pulau Balang.
Selain menghubungkan ke IKN, Jembatan duplikasi ini juga akan menghubungkan Kota Balikpapan dengan Kabupaten Penajam Paser Utara Di Kalimantan Timur.
Jembatan duplikasi bentang pendek Pulau Balang sendiri memiliki panjang 514 meter.
Disebut sebagai duplikasi, tentu karena jembatan ini merupakan jalur penghubung kedua yang sebelumnya telah ada.
Adapun pembangunan jembatan duplikasi bentang pendek Pulau Balang tersebut berada sejajar dengan jembatan bentang lama pendahulunya, dengan memiliki panjang 470 meter yang rampung pada tahun 2015.
Jadi nantinya jalan tol penghubung ke jalan bebas hambatan Balikpapan-Samarinda ini nantinya akan memiliki jembatan kembar.
Jalur penghubung kembar tersebut adalah jembatan bentang pendek Pulau Balang, yang terletak di Kalimantan Timur.
Sekedar informasi, terdapat pula jembatan bentang panjang Pulau Balang yang selesai pada tahun 2021, yang jaraknya sekitar 500 meter dengan Jembatan duplikasi bentang pendek Pulau Balang.
Dalam membangun duplikasi jembatan bentang pendek Pulau Balang sendiri, anggaran yang diperlukan yaitu sebanyak Rp. 471 miliar.
Dilansir InNalar.com dari pu.go.id, progres konstruksi duplikasi jembatan bentang pendek Pulau Balang di Kalimantan Timur ini diperkirakan telah rampung 25,3% pada 5 Agustus 2023.
Membentang sepanjang 511 meter, Jembatan duplikasi bentang pendek Pulau Balang sendiri menggunakan konstruksi dengan tipe rangka baja.
Rangka baja yang digunakan dalam membangun jembatan ini yaitu terdiri dari 4 pilar yang berada di zona laut, serta 4 pilar yang berada di zona darat.
Telah rampung 25,3%, pembangunan jembatan bentang pendek Pulau Balang ini ditargetkan akan rampung pada bulan Mei 2024. ***