

inNalar.com – Saat era kepemimpinan presiden Joko Widodo (Jokowi), Ibu Kota Nusantara (IKN) mempunyai berbagai program pembangunan insfratruktur salah satuya masjid.
Terdapat 12 masjid yang akan dibangun di wilayah IKN. Salah satunya akan menjadi tempat ibadah agama islam terbesar ketiga di Indonesia.
Masjid Negara di IKN ini mempunyai desain yang sangat unik terinspirasi dari sorban dan menara dengan bentuk spiral.
Baca Juga: Investasinya Rp2,7 Triliun, Bendungan Temef di NTT Rampung dalam 7 Tahun Guna Atasi Banjir
Prasetyo Condro Gumilar selaku Head of Studio 3 Alien Design Consultant mengungkapkan, terdapat beberapa tantangan dalam merealisasikan masjid dengan desain yang unik itu.
Tantanganya terletak dari mulai struktur bangunan hingga fasadnya.
Lebih lanjut, Prasetyo mengungkapkan, kontruksi masjid menggunakan struktur rangka baja dengan material facade Aluminium Solid Panel dan gypsum back panel pada interior.
Ia juga menggunakan program khusus untuk membuat kerangkanya agar hasilnya lebih presisi dan akurat. Kemudian, di dekat masjid terdapat sebuah menara dengan bentuk spiral.
Dalam proses mendesain Prasetyo Condro selaku arsitek mengaku kesulitan, sehingga pihaknya sering kali berdiskusi dengan perencana lainnya agar hal tersebut dapat terbangun dengan baik.
Diketahui, masjid tersebut nantinya mampu menampung jemaah dengan kapasitas 61.392 orang.
Baca Juga: Sudah Tahu? Ternyata Ada 1.680 Orang Jawa Hidup Terapung di Perairan Thailand Selama 200 Tahun
Disamping itu, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pada era kepemimpinan Jokowi yakni Basuki Hadimuljono mengatakan, proses pembangunan Masjid Negara di IKN, Kalimantan Timur sudah mencapai 18,7 persen.
Pembangunan dilakukan oleh PT Hutama Karya KSO dengan total dana yang dikeluarkan sebesar Rp991 miliar.
Desain yang terinspirasi dari sorban ini mempunyai filosofi yang dalam.
Menurut Menteri Agama era Presiden Jokowi Yaqut Cholil Qoumas menjelaskan, bangunan ini mengangkat dari nilai-nilai Al-Quran mengenai Habluminallah (hubungan manusia dengan Tuhan) dan Habluminannas (hubungan manusia dengan manusia).
Bentuk masjid negara ini terinspirasi dari lekuk dan putaran sorban yang identik dengan umat islam. Bangunan ini juga mempunyai menara dengan ketinggian 99 meter, selaras dengan jumlah Asmaul Husna.
Dilengkapi juga dengan insfratuktur kawasan, seperti jembatan, jalan, utilitas, dan lansekap.
Kemudian, di sekitar area masjid dibagun dengan berbagai fasilitas pendukung seperti tempat wudhu, hall pertemuan, ruang rapat, dan ruang VIP.
Tidak hanya itu, masjid akan dikelilingi air, embung, serta menampilkan keindahan pada desain eksterior dan interior.
Terakhir, Presiden Jokowi berharap Masjid Negara ini dapat menjadi tempat yang nyaman bagi umat muslim untuk berbagai aktivitas sosial lainnya serta dapat menampilkan kekhasan Indonesia. *** (Ummi Hasanah)