Ramai Kabar Desta, Data Perselingkuhan Secara Virtual Kian Meningkat

inNalar.com – Perselingkuhan merupakan sebuah fenomena sosial dan psikologis yang telah lama menjadi kajian ilmiah.

Perselingkuhan dapat didefinisikan sebagai sebuah pelanggaran yang dilakukan oleh seseorang yang sudah memiliki pasangan terhadap norma yang mengatur tingkat keintiman emosional atau fisik dengan orang-orang di luar hubungannya dengan pasangan.

Perselingkuhan dapat menimbulkan berbagai dampak negatif bagi kesehatan mental individu, seperti depresi, kecemasan, penurunan kepercayaan diri, dan penurunan self-esteem.

Baca Juga: Fans Desta Dan Virgoun Harus Tahu, Perselingkuhan Virtual Lebih Ganas!

Namun, di era digital saat ini, perselingkuhan tidak hanya terbatas pada hubungan fisik saja, tetapi juga dapat terjadi secara virtual melalui media online.

Perselingkuhan virtual adalah sebuah bentuk perselingkuhan yang dilakukan dengan menggunakan teknologi komunikasi seperti internet, telepon seluler, atau media sosial untuk berinteraksi dengan orang lain secara rahasia dan intim tanpa adanya kontak fisik.

Perselingkuhan virtual dapat meliputi aktivitas seperti mengirim pesan teks, email, atau pesan suara yang bersifat romantis atau seksual; melakukan panggilan video atau suara yang bersifat romantis atau seksual; atau berpartisipasi dalam cybersex atau seks virtual.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Bandung versi BMKG Hari Ini, 19 Mei 2023: Cerah-Hujan

Perselingkuhan virtual menjadi tren yang baru naik ketika pandemi COVID-19 yang membatasi mobilitas dan interaksi sosial orang-orang.

Sebuah riset yang dilakukan oleh situs kencan online bernama Dating asal Amerika Serikat menunjukkan bahwa ada peningkatan kasus perselingkuhan selama pandemi.

Dari 2.000 pengguna situs tersebut yang belum menikah, 55 persen mengaku pasangannya selingkuh secara virtual dengan menggunakan platform online seperti FaceTime, pesan personal di media sosial, atau kencan online.

Baca Juga: Mau Beli Hewan Kurban untuk Hari Raya Idul Adha? Simak Dulu Kriterianya dari Penjelasan Ustadz Abdul Somad

Perselingkuhan virtual dapat dipicu oleh berbagai faktor, seperti ketidakpuasan dengan hubungan saat ini, kebosanan, kesepian, rasa ingin tahu, atau keinginan untuk mendapatkan perhatian atau penghargaan dari orang lain.

Teknologi komunikasi memudahkan seseorang untuk melakukan perselingkuhan virtual karena memberikan akses yang mudah, cepat, murah, dan anonim untuk berhubungan dengan orang lain tanpa harus bertemu secara langsung.

Selain itu, teknologi komunikasi juga memberikan kesempatan bagi seseorang untuk menyembunyikan jejak perselingkuhannya dari pasangannya.

Baca Juga: Desta Ngaku Nikahi Natasha Rizki Karena Terpaksa: Gue Cabut karena Gue…

Perselingkuhan virtual dapat memiliki dampak yang sama atau bahkan lebih besar daripada perselingkuhan fisik bagi hubungan asmara.

Perselingkuhan virtual dapat merusak kepercayaan, komitmen, dan keterikatan antara pasangan. Perselingkuhan virtual juga dapat menimbulkan rasa sakit, marah, cemburu, dan bingung bagi pasangan yang dikhianati.

Perselingkuhan virtual juga dapat mengancam identitas dan harga diri seseorang karena merasa tidak mampu bersaing dengan orang lain yang lebih menarik atau lebih baik secara online.

Baca Juga: Desta Gugat Cerai Natasha Rizki, Anya Geraldine: Nikah Awal Mulai dari Segala Permasalahan

Oleh karena itu, perselingkuhan virtual perlu dicegah dan ditangani dengan baik agar tidak merusak hubungan asmara. Beberapa langkah yang dapat dilakukan adalah:

– Meningkatkan komunikasi dan keterbukaan antara pasangan tentang harapan, kebutuhan, dan batasan dalam hubungan.

– Meningkatkan kualitas dan kuantitas waktu bersama pasangan dengan melakukan aktivitas yang menyenangkan dan bermakna.

Baca Juga: Desta Selingkuh dengan Gege Elisa? Ini Bukti Keduanya ‘Kegep’ hingga Natasha Rizki Diceraikan

– Menghindari kontak atau interaksi yang tidak pantas dengan orang lain secara online maupun offline.

– Menghormati privasi pasangan tetapi juga meminta pertanggungjawaban jika ada tanda-tanda perselingkuhan.

– Mencari bantuan profesional jika mengalami kesulitan dalam mengatasi masalah perselingkuhan.

Demikian artikel tentang riset bahwa perselingkuhan modern ini dimediasi oleh teknologi yang semakin berkembang yang dapat saya buat. Semoga bermanfaat dan informatif.***(Dadang Irsyam)

Rekomendasi