

inNalar.com – Baru-baru ini ramai isu Walikota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka yang pindah partai dari PDIP ke Golkar.
Isu tersebut seakan mengonfirmasi masyarakat perihal kemungkinan Gibran menjadi Cawapres jika benar bergabung ke Golkar.
Megawati sebelumnya menyindir mengenai loyalitas anggota partai pada peresmian Kantor DPC PDIP Solo pada 16 Oktober lalu secara virtual.
Gibran sendiri ternyata tidak menghadiri acara peresmian tersebut.
Isu mengenai kepindahan partai terangkat setelah putusan MK perihal syarat Capres dan Cawapres ditentukan.
Sebelumnya juga banyak isu yang memberitakan seputar partisipasi Gibran pada Pemilu 2024.
Baca Juga: Jika Ketemu Jangan Panik, Ternyata Ini Ulat yang Lagi Cosplay Jadi Ular Kobra, Mirip Banget Kan?
Ia digadang-gadang akan menjadi Calon Wakil Presiden dari Prabowo Subianto.
Megawati sendiri pada peresmian Kantor DPC PDIP Solo kemarin mengatakan seputar kesetiaan pada partai, sebagaimana dikutip dari YouTube PDI Perjuangan.
Ia mengatakan bahwa ia meminta pada anggota partai untuk konsekuen.
Baca Juga: Berdiri Sejak Abad 19, Ternyata Inilah Stasiun Pertama dengan Sistem Kereta Bandara di Indonesia
Dan jika sudah menjadi anggota partai jangan melirik-lirik untuk pindah partai.
Megawati juga mengatakan bahwa eksekutif seperti Bupati, Walikota, juga Gubernur harus datang ke kantor partai sebagai anggota partai.
Pertanyaan tersebut seakan menyindir anggota partai yang tidak hadir dalam acara tersebut.
Gibran sendiri merespon isu bergabungnya ke Golkar dengan cukup santai.
Gibran membalikkan pertanyaan wartawan dengan mengatakan untuk tanya ke pembuat isu kepindahannya ke Golkar tersebut.
Gibran juga mengatakan bahwa saat ini masih tetap pada partai PDIP. ***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi