

inNalar.com – Yuni Shara, penyanyi legendaris yang telah mencapai usia 51 tahun, tetap memancarkan pesonanya yang tak terpukul oleh waktu.
Rahasia awet muda Yuni Shara ternyata memiliki beberapa cara. Lantas apa saja?
Dalam sebuah wawancara di Jakarta Selatan pada Selasa (27/6/2023), Yuni Shara mengungkapkan bahwa perawatan yang dilakukannya tidaklah istimewa.
Baca Juga: Gak Bahaya Ta? Alumni Santriwati Al Zaytun Ini Diduga Pilih Murtad dan Menikah dengan Orang Yahudi
Ia menggunakan lendir lidah buaya dan lidah buaya itu dianggap bagus untuk perawatan kulit.
Dia mengaku telah melakukannya sejak usia 50 tahun, sehingga sampai sekarang kulitnya menjadi awet muda.
Yuni Shara juga sedang aktif berolahraga tenis lantai. Setiap bermain tenis, Yuni Shara juga menggunakan perawatan wajah.
Ia mengungkapkan bahwa perawatan wajahnya tidak berbeda dengan wanita lainnya.
Hanya saja ia lebih banyak melakukan perawatan di rumah, seperti potong rambut di rumah dan tidak melakukan perawatan yang berlebihan.
Selain itu, Yuni Shara juga menjaga kualitas tidurnya dan mengungkapkan kegemarannya minum kopi.
Baca Juga: Kumpulan Ucapan Idul Adha 1444 H Dalam Bahasa Inggris Yang Cocok Untuk Caption Media Sosial
Ia mengatakan bahwa jika merasa lelah, ia tidur dalam waktu yang cukup lama, dan setelah bangun tidur, baru melakukan pijatan.
Yuni Shara mengungkapkan bahwa ia mencoba mencintai dirinya dengan apa adanya dan menikmati hal-hal alami yang datang.
Yuni Shara mengungkapkan bahwa ia memperoleh informasi tersebut melalui internet.
Dia juga menemukan penjelasan mengenai manfaat lidah buaya bagi orang yang mengalami maag.
Yuni Shara atau bernama legkap Wahyuni Setyaning Budi adalah penyanyi Indonesia yang juga dikenal sebagai kakak Krisdayanti.
Ia sering mengikuti lomba menyanyi sejak masih kecil.
Puncak kariernya terjadi pada tahun 1996 dengan album “Mengapa Tiada Maaf?” yang mendapat sambutan positif.
Selain itu, Yuni juga pernah menjadi bagian dari grup vokal 5 Wanita bersama dengan Nina Tamam, Iga Mawarni, Rieka Roslan, dan Andien.
Kehidupan pribadinya telah mengalami tantangan dan perubahan, termasuk pernikahan yang berakhir dengan perceraian.***(Ajeng Marcelliani)