Putri Maluang Batik Jadi Produk Unggulan Kabupaten Berau Kalimantan Timur: Bisa Bantu Ekonomi Masyarakat!

inNalar.com – Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur memiliki produk unggulan yang sangat luar biasa.

Produk unggulan dari Kabupaten Berau, Kalimantan Timur ini bernama Putri Maluang Batik.

Sesuai penggalan namanya, produk unggulan Putri Maluang Batik ini berasal dari Desa Kampung Maluang, Kecamatan Gunung Tabur, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur.

Baca Juga: Dampak Suhu Panas Ekstrim, 120 Lumba-lumba Mengambang Mati di Sungai Amazon Brazil, Intip Hasil Risetnya

Slogan dari Putri Maluang Batik ini adalah goresan cerita cinta, berarti setiap motif yang digoreskan menggunakan hati dan cinta sehingga hasil produknya pun menjadi istimewa.

Motif-motif yang menghasilkan produk berupa pakaian, topi, hingga syal memiliki cerita atau filosofinya masing-masing.

Kualitas dari produk unggulan Putri Maluang Batik pun telah memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI).

Baca Juga: Jalan Tol di Jawa Timur Ini Sempat Dibuat Tanggul Setinggi 6 Meter Akibat Lumpur Lapindo, Dimana Lokasinya?

Berdasarkan informasi yang dikutip dari Karya Kreatif Indonesia, beberapa motif Putri Maluang Batik yang telah diciptakan sudah mempunyai hak cipta.

Bahkan sudah ada yang berhasil memenangkan ajang fashion show tingkat nasional.

Melansir dari DPMPD Kaltim, Putri Arofah selaku pemilik Putri Maluang Batik mengucapkan ribuan terima kasih kepada DPMPD Kaltim dan Kabupaten Berau.

Baca Juga: Intip Profil Jay Idzes, Calon Pemain Naturalisasi yang Siap Bela Timnas Indonesia! Pemain Lokal Tersaingi?

Ucapan terima kasih dari Putri Arofah, dituju kepada seluruh pihak yang telah mendukung program Putri Maluang Batik sehingga menjadi kecintaan semua orang.

Seiring berjalannya waktu, produk yang berdiri pada Desember 2019, tapi baru launching pada September 2020 ini telah mendapatkan omset mencapai ratusan juta.

Kepala DPMK Kabupaten Berau, Tenteram Rahayu mengatakan bahwa di Kampung Maluang ini sering diadakan lomba desain batik.

Lomba desain batik di Kampung Maluang diadakan oleh PKK yang berkolaborasi dan bekerja sama dengan Dekranas.

Tujuan dari perlombaan tersebut ada untuk menggali kembali kemampuan dan potensi baik dari daerah maupun sumber daya manusia yang memiliki keterampilan dalam seni membatik.

Kabid Pembangunan Desa dan kawasan Perdesaan DPMPD Kaltim, Aswanda berharap produk Putri Maluang Batik yang luar biasa ini bisa membantu meningkatkan perekonomian masyarakat Berau. ***

Rekomendasi