Punya Robusta Terbaik di Jawa Timur, Ternyata Pemkab Pasuruan Lakukan ini Hingga Sukses Hasilkan 713 Kg per Ha


inNalar.com – Kopi semakin digemari banyak kalangan, baik masyarakat Indonesia maupun dari berbagai belahan dunia lainnya.

Indonesia sendiri menjadi negara penghasil kopi terbesar kedua di kawasan Asia Pasifik, salah satu provinsi penghasilnya adalah Jawa Timur.

Menurut data yang dihimpun dari Outlook Kopi Kementerian Pertanian (2022), Kontribusi produksi kopi yang diambil dari wilayah Jawa Timur untuk Indonesia rata-rata bisa mencapai 22,71 ribu ton per tahun.

Baca Juga: Estimasi Dananya Capai Rp7,6 Triliun! Proyek Jembatan di Kalimantan Utara Ini Masih Sebatas Wacana, Kenapa?

Diketahui Provinsi Jawa Timur menjadi daerah penghasil kopi robusta terbesar di Indonesia, sehingga disebut sebagai sentranya Kopi Robusta di Indonesia.

Daerah di Jawa Timur yang sebagian besar lahan pertaniannya ditanami oleh kopi jenis robusta ini berada di Kabupaten Pasuruan.

Dilansir dari laman Dinas Pertanian Kabupaten Pasuruan, total luas area perkebunan kopi di daerah ini mencapai 4.964,01 hektare.

Baca Juga: Hasil Pemekaran Wilayah dari Tana Toraja Ini Malah Jadi Daerah Otonom Paling Maju Kedua di Sulawesi Selatan?

Kemampuan produksi kopi Kabupaten Pasuruan bisa mencapai 2055,55 ton.

Menjadi daerah dengan spesialisasi kopi robusta, ternyata lahan perkebunan khusus jenis ini luasnya mencapai 3.478,81, yakni sekitar 70 persen dari total lahan kopi yang tersebar di wilayahnya.

Sementara sisanya untuk lahan perkebunan kopi jenis arabika yang luasnya hanya 1.489,2 hektare.

Baca Juga: Diperkirakan Telan Rp 600 juta, Pembangunan Jembatan Kaca di Jawa Timur Ini Malah Membengkak 2 Kali Lipat

Menyadari adanya potensi kualitas komoditi unggulan kabupaten yang ada di Jawa Timur ini, Pemerintah Kabupaten Pasuruan rela mengucurkan anggaran hingga Rp 5 miliar lebih untuk membina para petani kopi di wilayahnya.

Hingga kini, lahan kopi yang telah dikelola seluas 5.351,97 hektare dengan tingkat produktivitasnya bisa mencapai 712,81 kilogram per hektare.

Dikutip oleh inNalar.com dari laman resmi Pemerintah Kabupaten Pasuruan bahwa area penanaman perkebunan kopi di wilayah ini tersebar di delapan kecamatan.

Yaitu, Kecamatan Purwodadi, Kecamatan Puspo, Kecamatan Pasrepan, Kecamatan Purwosari, Kecamatan Prigen.

Kemudian, Kecamatan Tutur, Kecamatan Tosari, dan Kecamatan Lumbang.

Pengelolaan komoditas kopi semakin diperkuat oleh Pemerintah Kabupaten Pasuruan dengan adanya Asosiasi Petani Kopi (APEKI).

Sederetan upaya Pemerintah Kabupaten nampak telah berbuah manis beberapa tahun terakhir.

Pasalnya, selain tingkat produktivitas lahan semakin meningkat, pendapatan masyarakat wilayah ini pun ikut meningkat.

Diharapkan dengan adanya potensi pertanian kopi yang ada di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur semakin meningkat pula kesejahteraan masyarakat.

Serta cita rasa kopi yang dihasilkan, baik jenis robusta dan arabika, menjadi produk yang kian mendunia.***

Rekomendasi