Punya Panjang 11 KM, Jalur Pansela di Yogyakarta Diperkirakan Rampung 2024 Mendatang

inNalar.com – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat terus berupaya membangun berbagai proyek berupa jalan tol dan jalan lintas antar wilayah provinsi.

Lebih tepatnya Kementerian PUPR tengah membangun jalur Pansela yang akan menghubungkan bagian jalan Pantai Selatan dari ujung barat Pulau Jawa hingga ujung timur.

Pembangunan Jalur Lintas Selatan atau Pansela ini diharapkan akan mengurangi kemacetan di jalur Pantura serta menjadikan wilayah pantai selatan sebagai jalur wisata.

Baca Juga: Berada di Atas Laut, Jalan Tol di Bali Ini Miliki Fasilitas PLTS! Jadi yang Pertama Berkonsep Ramah Lingkungan

Diharapkan perekonomian antara wilayah Pansela dan Pantura stabil dengan adanya pembangunan jalur Pansela ini.

Untuk jalur Pansela jelas akan memiliki daya tarik yang lebih dibandingkan jalur Pantura karena jalur Pansela memiliki view pantai selatan yang eksotis.

Jalur Pansela memiliki rute yang serupa dengan jalur Pantura yakni melewati Cilegon – Anyer – Pangandaran – Yogyakarta – Banyuwangi namun untuk jalur Pansela melewati bagian pesisir selatan pantai di Pulau Jawa.

Baca Juga: Inilah 5 Daerah dengan Biaya Hidup Termahal di Provinsi Bengkulu, Nomor 2 Warganya Suka Foya-Foya

Jalur Pansela ini akan melewati lima provinsi yakni Jawa Timur, DI Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Barat, hingga Banten.

Wahyu Widianto sebagai Asisten Pelaksana berkata bahwa pembangunan jalur Pansela untuk Daerah Istimewa Yogyakarta diprediksi akan selesai pada tahun 2024 mendatang.

Pembangunan jalur Pansela di Daerah Istimewa Yogyakarta sedang dalam proses, dengan panjang hampir 11 kilometer Jalan Tepus – Jerukwudel 2 diharapkan rampung pada 2024.

Baca Juga: Berjarak 6,9 Km dari Banjarbaru, Mall Ini Jadi yang Paling Ramai Dikunjungi di Kalimantan Selatan

Pembangunan Jalan Tepus – Jerukwudel 2 telah mencapai kurang lebih 70 persen dengan kontrak Rp 269,7 miliar.

Adapun pembangunan jalan lainnya yakni Kretek – Girijati dengan panjang 5,64 kilometer, dan proses konstruksi Jembatan Pandansimo.

Wahyu Widianto berkata pembangunan Jalan Kretek – Girijati dengan kontrak Rp 261,61 miliar lalu untuk Jembatan Pandansimo masih proses lelang.

Jalur Pansela di wilayah Banten membentang dari Simpang Labuhan hingga perbatasan Jawa Barat dengan panjang 169,5 kilometer.

Dari Jawa Barat menuju Jawa Tengah akan melalui Sindang Barang hingga perbatasan Jawa Tengah dengan panjang 417,1 kilometer. Dari Jawa Tengah ruas perbatasan Jawa Barat – Congot – Duwet – Glonggong dengan panjang 212,5 kilometer.

Daerah Istimewa Yogyakarta ruas Karang Nongko – Legundi – Duwet dengan panjang 117,13 kilometer. Jawa Timur ruas Panggul – Sendang Biru – Jarit – Puger – Glenmore dengan panjang 627,6 kilometer.

Jalur Pansela yang membentang dari Banten sampai Jawa Timur akan diperkirakan memiliki panjang lebih dari 1.500 kilometer.***

(Alif Agusta)

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]