

inNalar.com – Setiap bandara di Indonesia memiliki desain arsitektur yang unik dan menarik, salah satunya bandara di Kalimantan Timur ini.
Bandara di Kalimantan Timur ini mulai dibuka pada tanggal 24 Mei 2018 lalu.
Desain arsitektur dari bandara kelas internasional di Kalimantan Timur ini dirancang oleh Arkonin.
Menurut sumber artikel yang dilansir dari laman web wikipedia.org, desain arsitektur bandara di Kalimantan Timur ini pernah dipamerkan di Korsel dan Oman.
Tepatnya, desain arsitektur bandara ini dipamerkan pada ajang IAWS 2017 di Seoul, Korea Selatan.
Kemudian, desain arsitektur bandara kelas internasional di Kaltim ini juga dipamerkan di Travelling Exhibition 2017 di Muscat, Oman.
Tak ketinggalan, desain arsitektur dari bandara di Kalimantan Timur ini juga pernah dipamerkan di 4 kota besar Indonesia.
Dilansir dari laman web dephub.go.id, bandara kelas internasional di Kalimantan Timur tersebut pembangunannya menelan anggaran kurang lebih Rp1,8 triliun.
Dana tersebut diambil dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah atau APBD.
Lalu, sebesar 200 miliar untuk pembangunan bandara tersebut didapat dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara atau APBN.
Yang mana luas area bandara itu sendiri diketahui sebesar 13 hektare.
Bandara di Kalimantan Timur yang desain arsitekturnya pernah dipamerkan di Korsel dan Oman tersebut adalah Bandara APT Pranoto.
Bandara ini terletak di Kota Samarinda, Kalimantan Timur.
Tepatnya, bandara ini berada di kota tepian Sungai Mahakam Kalimantan Timur.
Dilansir dari sumber yang sama, pengelola dari bandara APT Pranoto Kalimantan Timur adalah PT Angkasa Pura I.***