

inNalar.com – Desa Tiwingan Lama, Kecamatan Aranio, Kabupaten Banjar menjadi salah satu calon dari 158 desa se-Indonesia yang lolos tahap verifikasi awal, kemudian masuk dalam 28 besar nominasi nasional.
Dalam kegiatan verifikasi ini penilaian yang dilakukan meliputi 3 aspek yaitu aspek pertama 3A yaitu: atraksi, fasilitas dan aksesibilitas serta target pasar dan pengunjung.
Aspek kedua dari sumber daya manusia meliputi proses kelembagaan dan partisipasi masyarakat, dukungan desa/dana/anggaran desa, kemitraan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, dampak ekonomi, sosial dan lingkungan dan pada akhirnya aspek branding, periklanan dan promosi.
Desa Tiwingan Lama masuk dalam 10 besar desa wisata kategori berkembang.
Keberhasilan Desa Tiwingan masuk 10 besar nasional tidak lepas dari komitmen dan dukungan Gubernur Kalimantan Selatan Paman Birin dalam mengembangkan desa wisata di provinsi Kalimantan.
Hal ini juga tidak lepas dari keterlibatan dan dukungan Bupati Banjar beserta tim dan yang terakhir, keterlibatan dan dukungan kelompok masyarakat seperti Pokdarwis dan koordinator desa setempat untuk program P3MD di provinsi Kalimantan Selatan.
Wisata Desa Tiwingan Lama terkenal dengan objek wisata alam berupa bukit Matang Kaladan.
Matang Kaladan merupakan bukit yang paling tinggi diantara bukit-bukit lainnya di kawasan PLTA Riam Kanan, sehingga banyak panorama alam yang hanya bisa disaksikan dari bukit ini.
Wisatawan yang pernah berkunjung ke sana mengatakan pemandangan dari atas bukit mirip dengan objek wisata Raja Ampat.
Bukit ini terletak di tengah desa Tiwingan Lama dan dekat dengan pemukiman penduduk.
Selain itu di desa Tiwingan Lama juga terdapat objek wisata Alimpung yang di dalamnya terdapat sejumlah tempat wisata edukasi berupa pembibitan jenis tanaman hutan seperti kayu ulin, meranti dan jenis endemik lainnya.
Selain itu, terdapat beberapa objek wisata yang searah dan dekat dengan objek wisata desa Tiwingan Lama yaitu Tahura Sultan Adam dan objek wisata Bendungan Riam Kanan.
Wisata di Matang Keladan juga bisa dipadukan dengan tempat wisata lainnya, seperti hutan pinus yang memberikan panorama alam yang indah.
Desa Tiwingan Lama sendiri berjarak 60 km dari ibu kota provinsi Kalimantan Selatan, Banjarmasin.
Tempat ini dapat diakses melalui jalan darat dengan roda dua atau empat.
Sedangkan Bukit Matang Kaladan dapat dicapai dengan layanan ojek atau berjalan kaki menyusuri bukit.
Pada Wisata Alimpung, anda bisa sampai disini dengan menaiki perahu klotok kemudian naik ojek menuju puncak.
Saat ini Desa Tiwingan Lama menjadi salah satu model pengelolaan desa wisata yang dijalankan oleh Bumdes bersama Pokdarwis dari Desa Tiwingan Lama.
Banyak desa-desa di kabupaten lain yang mengikuti jejak Desa Tiwingan Lama dengan mengembangkan pariwisata di wilayahnya masing-masing.***