Punya Fasilitas Lengkap, Lampung Garap Megaproyek Rp4,7 Triliun Buat Sport Center, Kapan Rampung?

InNalar.com – Pada tahun 2023 kemarin, provinsi Lampung telah memiliki megaproyek baru.

Megaproyek tersebut adalah pembangunan tempat olah raga atau sport center yang berada di 2 kecamatan di kabupaten Lampung Selatan.

Adapun letak tempat olah raga tersebut yakni berada di Desa Banjar Agung Kecamatan Jati Agung dan Desa Way Galih serta Desa Sabah Balau Kecamatan Tanjung Bintang.

Baca Juga: Keruk 1.000 Ton Sampah dan Limbah, PLN Kerahkan Ekskavator hingga 200 Pegawai dalam Aksi ‘Tanara Clean Up’ di Sungai Cidurian Banten

Sebenarnya pembangunan tempat olahraga ini juga difungsikan agar dapat mendukung kemajuan olah raga bagi para atlet-atlet sekitar.

Ditambah lagi berdasarkan rencananya tempat olah raga ini juga akan memiliki fasilitas yang cukup lengkap.

Fasilitas yang ada di tempat olah raga ini nantinya meliputi Stadion Utama, Stadion Akuatik, GOR 1&2, Lapangan Panahan, Lapangan Golf, dan Lapangan Baseball.

Baca Juga: Dibiayai UEA Senilai Rp233 Miliar, Pembangunan Islamic Center di Solo Ini Bakal Perkaya Warisan Budaya dan Spiritualitas

Tak hanya itu saja, karena masih terdapat lagi Mix Used Building, Wisma Atlit, Rumah Sakit Atlit, Masjid, Exhibiton Hall, hingga Convention Center.

Dengan fasilitas selengkap itu, maka tak heran jika sport center ini akan memiliki luas hingga 170 hektar, atau sekitar 1.700.000 m2.

Sebab itulah pemerintah juga berharap dengan adanya gedung ini dapat membuat atlet-atlet di Lampung bisa mencapai di kancah Internasional.

Baca Juga: Suntik Modal Anak Usaha Senilai Rp40 Miliar, Besaran Aset PT Alkindo Naratama Makin Meroket

Berdasarkan rencananya, nantinya tahapan pembangunan tempat olah raga ini akan terbagi menjadi 3 tahap.

Tahapan megaproyek tersebut yang pertama adalah proses peralihan tanah atau lahan yang ada di daerah Lampung Selatan.

Jika sesuai prekiraan, maka waktu yang diperlukan untuk pengadaan tanah dari tahap persiapan sampai penyerahan hasil yakni selama enam bulan.

Baca Juga: Habiskan Biaya Rp30 Triliun, Pembangunan Smelter Nikel di Kalimantan Timur Ini Diduga Gunakan Pekerja Asing Ilegal

Waktu 6 bulan tersebut yaitu hingga April 2024.

Berlanjut di tahap kedua, akan melaksanakan pembangunan atau konstruksi, dan ketiga yaitu proses pengelolaan sarana olahraga di Lampung Selatan.

Pada tahap kedua dan tahap ketiga ini nantinya jika sesuai rencana maka akan dilaksanakan selama lima Tahun.

Baca Juga: Gandeng China, Proyek Pabrik Foil Tembaga Senilai Rp13,3 Triliun di Jawa Timur Ini Jadi yang Terbesar se-Asean

Dengan kata lain, maka akan dilaksanakan pada tahun 2024 hingga tahun 2029.

Disebut sebagai mega proyek, tentu karena anggaran yang digelontorkan untuk membangun sport center di Lampung ini anggarannya cukup lah besar.

Bahkan anggarannya saja akan memanfaatkan dana dari APBN dan APBD.

Baca Juga: Bangun Panel Surya 3,03 MWp, Jumlah Laba Bersih PT Alkindo Naratama Ternyata Terjun Bebas

Dilansir InNalar.com dari Antara, anggaran totalnya yaitu mencapai Rp4,7 triliun.

Sebagai tambahan, pembangunan awal dari megaproyek ini yaitu akan dimulai dengan mengerjakan stadion tertutup.

Sedangkan untuk kapasitas pada stadion tersebut yakni mencapai 10 ribu penonton. ***

 

Rekomendasi