

inNalar.com – Nama Eri Cahyadi dikenal tidak hanya karena kiprahnya sebagai Wali Kota Surabaya, tetapi juga karena menjadi salah satu kepala daerah terkaya di tingkat kota.
Berdasarkan data resmi Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dirilis oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Eri tercatat memiliki kekayaan yang cukup besar, yaitu lebih dari Rp6 miliar.
Meski belum menempati peringkat atas dalam daftar pemimpin daerah terkaya secara nasional, namun profilnya menunjukkan kestabilan finansial yang wajar dan transparan.
Eri Cahyadi diketahui menjabat sebagai Wali Kota Surabaya setelah terpilih pada Pilkada 2024 dan akan memimpin kota ini selama lima tahun mendatang.
Berdasarkan data LHKPN yang dirilis pada 31 Desember 2024, total kekayaan Eri tercatat sebesar Rp.6.277.077.246.
Jumlah tersebut mencerminkan akumulasi pendapatan dan aset milik politikus kelahiran 27 Mei 1977 itu, yang sebagian besar berupa properti, kendaraan, serta kas dan setara kas.
Kekayaan yang dimiliki Eri Cahyadi berkaitan dengan posisi Surabaya sebagai kota dengan UMK tertinggi di Jawa Timur, yakni Rp4.961.753 per bulan.
Tak hanya soal statusnya sebagai salah satu kepala daerah terkaya, latar belakang Eri Cahyadi juga menyimpan perjalanan hidup yang inspiratif.
Dibesarkan di Kedung Tarukan dan Ketintang, dua kawasan padat penduduk di Surabaya, Eri Cahyadi tumbuh dalam atmosfer perjuangan khas Kota Pahlawan.
Baca Juga: Teddy Meilwansyah Dulu Raja Properti Palembang, Kini Jadi Bupati Termiskin di Sumsel
Ia memulai karier sebagai pedagang, kemudian merintis usaha di bidang konsultan, hingga akhirnya masuk ke dunia birokrasi dan politik sebelum terpilih menjadi Wali Kota.
Dalam artikel ini, inNalar.com akan merangkum informasi singkat mengenai rincian kekayaan Eri Cahyadi.
Berdasarkan data LHKPN terbaru, berikut rincian kekayaan Eri Cahyadi yang masuk dalam daftar kepala daerah terkaya di Indonesia:
A. Tanah dan Bangunan
Eri Cahyadi tercatat memiliki aset tanah dan bangunan senilai Rp5.075.000.000, terdiri dari empat properti.
Tiga di antaranya berlokasi di Surabaya, masing-masing senilai Rp1,53 miliar, Rp1,13 miliar, dan Rp1,285 miliar.
Sementara itu, satu properti lainnya berada di Pasuruan dengan nilai Rp1,13 miliar.
B. Alat Transportasi dan Mesin
Dalam kategori ini, Eri memiliki total kekayaan sebesar Rp549.000.000, yang mencakup dua sepeda motor Honda tahun 2004 dan 2017 senilai Rp4 juta dan Rp105 juta, serta satu mobil Honda CR-V tahun 2021 seharta Rp440 juta.
C. Harta Bergerak Lainnya
Untuk harta bergerak lainnya, nilainya mencapai Rp153.000.000.
D. Surat Berharga
Pada kategori ini, tidak ada harta yang dilaporkan.
E. Kas dan Setara Kas
Kas dan setara kas yang dimiliki Eri Cahyadi sebesar Rp351.577.246.
F. Harta Lainnya
Kategori ini mencatat nilai Rp148.000.000.
Menariknya, dalam laporan tersebut, tidak terdapat catatan utang, sehingga total kekayaan bersih Eri Cahyadi tetap sebesar Rp6.277.077.246.
Kekayaan yang dimiliki Eri Cahyadi semakin mempertegas posisinya sebagai kepala daerah dengan kondisi finansial yang stabil dan transparan.
Citra ini memperkuat kepercayaan publik terhadap integritas dan tata kelola yang ia jalankan sebagai pemimpin daerah.
Upah Minimum Kota (UMK) Surabaya yang tinggi mencerminkan daya saing ekonominya dibandingkan 38 Kabupaten dan kota lain di Jawa Timur.
Indikator ini juga menandakan kuatnya fondasi ekonomi lokal yang menopang pembangunan kota secara signifikan.
Didukung oleh posisi geografis yang strategis, laju pertumbuhan ekonomi, dan kepercayaan publik yang tinggi, Eri diharapkan mampu medorong pertumbuhan kekayaan dan kesehjateraan warga hingga 2029.
Itulah ulasan tentang kekayaan Eri Cahyadi, Wali Kota Surabaya yang termasuk salah satu kepala daerah terkaya di Jawa Timur.***(Farida Fakhira)