Puluhan Santri di Pangalengan, Bandung Disodomi dan Dipaksa Beradegan Porno oleh Guru Ngajinya


inNalar.com
– Puluhan santri di Kecamatan Pangalengan, Bandung disodomi oleh guru ngajinya sendiri (inisial SN).

Parahnya, mereka juga dipaksa SN untuk memperagakan adegan seperti di film porno.

SN melakukan aksi bejatnya terhadap puluhan santrinya di ruang kelas dan di water closet (wc).

Aksi sodomi yang dilakukan SN terhadap puluhan santrinya itu baru terungkap setelah salah satu korban mengadu ke kakeknya (inisial DN).

Baca Juga: Putra Siregar Diduga dalam Kondisi Mabuk saat Aniaya Seorang Pria Inisial ‘N’ di Kawasan Senopati Jaksel

DN mengatakan cucunya berhasil meloloskan diri saat hendak disodomi oleh SN setelah melakukan perlawanan.

“Kata anak-anak itu biasanya dilakukan di WC sekolah tempat dia mengajar, ruang kelas saat sepi. Selain itu, dilakukan juga saat dia membawa anak-anak pentas marawis dan piknik ke luar seperti ke Cipanas atau ketempat lainnya. Korbannya rata-rata masih duduk di kelas 4-6 SD,” kata DN, dikutip inNalar.com dari InilahKoran pada Rabu, 13 April 2022.

DN mengungkapkan bahwa SN sudah lima tahun menjadi seorang guru di salah satu sekolah. Dan anak-anak yang berstatus pernah menjadi murid SN mengatakan, hampir semua anak laki-laki di setiap kelas menjadi target keganasan SN.

Baca Juga: Pemilik PS Store Putra Siregar dan Artis Rico Valentino Resmi Jadi Tersangka Kasus Pengeroyokan di Sebuah Kafe

“Nah ironisnya, anak-anak ini cerita yang sudah SMP ini juga sekarang masih suka diajak dan sekarang malah gantian, jadi si anak SMP ini juga sekarang sudah mulai menjadi pelaku, ini yang mengerikan,” ujarnya.

Berbekal pengakuan korban, DN dan para orang tua lainnya melaporkan kebiadaban SN ke Poresta Bandung.

Dikutip inNalar.com dari artikel InilahKoran berjudul “Guru Ngaji di Pangalengan Jadikan Ruang Kelas dan WC untuk Sodomi Puluhan Muridnya

Baca Juga: 10 Poin Dasasila Bandung Hasil Sidang Konferensi Asia Afrika yang Perlu Diketahui, Diperingati Setiap 18 April

Satreskrim Polresta Bandung membenarkam adanya kasus dugaan kejahatan seksual terhadap puluhan anak laki-laki oleh seorang okum guru ngaji berinisial SN (33) di Kecamatan Pangalengan.

Hasil visum psikiatri, menunjukan jika anak-anak ini telah menjadi korban kebiadaban SN.

Kapolresta Bandung Kombes Pol Kusworo Wibowo didampingi Kasatreskrim AKP Oliestha Ageng Wicaksana, mengatakan, pihaknya telah melakukan pemeriksaan atau memintai keterangan kepada 10 orang anak.

Baca Juga: Hari Peringatan Konferensi Asia Afrika 18 April, Simak Sejarah KAA Membangun Persatuan Negara Asia Afrika

Hasilnya dari visum memang luka pada rektum atau anus mereka secara fisik banyak yang telah pulih. Namun demikian, pihaknya menindaklanjuti dengan melakukan visum psikiatri.

“Kalau rektum atau anus itu sifatnya elastis, sehingga sebagian besar sudah tidak ada bekas luka. Kemudian kami lanjutkan dengan visum psikiatri. Hasil visum psikiatri ini membenarkan jika 10 orang anak yang diperiksa ini telah menjadi korban sodomi oleh pelaku. Hasil visim psikiatri inilah yang kami jadikan alat bukti untuk menjerat tersangka,” kata Oliestha kepada INILAHKORAN melalui sambungan telepon, Selasa 12 April 2022.***(Bsafaat/InilahKoran)

Rekomendasi