Pulau Lombok di NTB Jadi Harapan Terakhir Munculnya ‘Bali Baru’ di Dunia Pariwisata? Perlu Improve Dahulu

inNalar.com – Bali merupakan salah satu daerah di Indonesia yang terkenal menjadi destinasi warga lokal hingga mancanegara.

Destinasi wisata yang dapat ditemui oleh wisatawan ketika berkunjung ke Bali tidak hanya keindahan alam saja.

Namun, terdapat banyak prasarana yang juga dapat menjadi destinasi wisata, seperti mall, restoran, resort, hotel, dan lain sebagainya.

Baca Juga: Terbesar di Asia Tenggara, Kemhan Indonesia Bangun RS Militer Jendral Soedirman, Bakal Punya 1000 Tempat Tidur

Terletak berdampingan dengan Pulau Dewata, Pulau Lombok di NTB memiliki potensi yang besar untuk menjadi Bali baru.

Apa maksudnya? Ya, Pulau Lombok juga dikenal memiliki banyak destinasi wisata yang sangat indah.

Bahkan jumlah turis yang berwisata ke Pulau Lombok terhitung menjadi paling banyak kedua di Indonesia usai Bali.

Baca Juga: Deretan Pelanggaran HAM Serangan Israel ke Gaza Disorot, Update Korban Tewas di Palestina Tembus 5.087 Jiwa

Tidak hanya destinasi wisata, banyak pula pembangunan sarana dan prasarana yang sedang dilakukan di Lombok.

Selain itu, kebudayaan yang dimiliki oleh salah satu pulau di NTB ini sangatlah beragam dengan ciri khas masing-masing.

Itulah mengapa, pulau yang kerap dijuluki sebagai Pulau Seribu Masjid ini berpotensi menjadi Bali baru atau Bali selanjutnya.

Baca Juga: Fantastis! Punya Mobil Land Cruiser hingga Land Rover, Kekayaan Bupati Minahasa Utara Ini Tembus Rp104 Miliar!

Meskipun demikian, dibutuhkan banyak waktu dan biaya untuk membangun Pulau Lombok untuk menjadi seperti Pulau Dewata.

Tidak hanya itu, Sumber Daya Manusia warga lokal juga harus mulai belajar untuk menyesuaikan diri pada bidang pariwisata.

Pulau Lombok di NTB perlu melakukan improve terhadap Sumber Daya Manusia apabila ingin menjadikan daerahnya seperti Bali yang kerap didatangi turis.

Salah satu improve yang dapat dilakukan adalah dalam hal bahasa yang digunakan untuk berkomunikasi.

Terdapat beberapa daerah pariwisata di Lombok yang sudah siap dan belum siap menerima wisatawan mancanegara.

Oleh karena itu, dari segi Sumber Daya Manusia juga perlu dipersiapkan, bukan hanya dari segi fasilitas dan prasarana.***

Rekomendasi