

inNalar.com – Dari sekian banyaknyak bandara di dunia, bandara di Semarang Jawa Tengah ini memiliki sisi unik yang tidak terduga.
Pasalnya, bandara di Semarang Jawa Tengah tersebut dibangun di atas rawa-rawa seluas 1,255 hektare.
Hal tersebut pun menarik banyak kalangan, sebab bandara di Semarang Jawa Tengah itu saat dilihat dari atas seolah-olah seperti mengapung di atas air.
Bandara di Semarang Jawa Tengah tersebut mulai diresmikan sebagai bandara internasional pada bulan Maret 2004 silam.
Peresmian dari bandara tersebut ditandai dalam penerbangan perdana pesawat Garuda Indonesia ke Negara Singapura.
Menurut sejarah bandara yang terletak di Kota Semarang tersebut dulunya merupakan pangkalan udara TNI Angkatan Darat.
Atau lebih akrabnya, bandara yang terletak di Semarang tersebut sering dikenal dengan sebutan Pangkalan Udara Angkatan Darat Kalibanteng.
Saat ini bandara tersebut telah memiliki fasilitas terminal apung di atas laut yang disebut-sebut sebagai yang pertama di Indonesia.
Selain itu, terminal apung di bandara tersebut juga jadi salah satu terminal terbesar di dunia yang menempati posisi kedua setelah Bandara Internasional Kai Tek Hongkok.
Baca Juga: Menelan Biaya Rp12 Triliun, Tanah Seluas 600 ha di Yogyakarta Ini Diubah Jadi Bandara Kelas Dunia
Lebih lanjut, terminal di bandara Semarang tersebut memiliki luas 58.652 meter persegi.
Sehingga kapasitas penumpang di terminal bandara tersebut mampu mencapai 6,5 atau sampai 7 juta per tahunnya.
Bandara yang dimaksud di atas adalah Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang, Jawa Tengah.
Nama dari bandara yang menjadi kebanggaan warga Semarang tersebut diambil dari salah satu nama pahlawan revolusi Indonesia, yaitu Jenderal Ahmad Yani.
Bandara Ahmad Yani merupakan salah satu bandara yang dikelola di bawah naungan PT Angkasa Pura I.
Pada tanggal 7 Juni 2018 lalu, Presiden Joko Widodo mulai meresmikan terminal apung seluas 58.652 meter persegi di bandara Ahmad Yani Semarang.***