PSI Terbukti Kelebihan 5 Suara di Taipei, Saksi PDI Perjuangan: Ada yang Janggal

inNalar.com – Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 ternyata tidak hanya diselenggarakan di wilayah Indonesia saja, namun juga di luar negeri.

Hal ini tentu bertujuan agar warga Indonesia yang saat ini sedang merantau di luarnegeri dapat ikut menyalurkan suaranya untuk Indonesia.

Menurut informasi yang dikutip dari laman web ANTARA, pada 5 Maret 2024, diketahui Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengalami kelebihan lima suara dalam rekapitulasi perhitungan suara di Taipei.

Baca Juga: Prabowo-Gibran Menang, PKS dan PDI Perjuangan Bakal Berpeluang Jadi Oposisi Pemerintah, Pengamat: Tapi Sulit Bersatu

PSI ternyata mengalami kelebihan suara sebanyak 5 suara dalam rekapitulasi perhitungan suara di wilayah kerja Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Taipei, Taiwan.

Hal tersebut kabarnya ditemukan oleh seorang saksi dari PDI Perjuangan, yakni Putu Bravo.

Diketahui, Putu menemukan kelebihan suara di Partai Solidaritas Indonesia (PSI) pada surat suara Pos 001 saat Rapat Pleno Rekapitulasi Hasil Perolehan Suara Luar Negeri di Tingkat Nasional hari keenam, tepatnya di Kantor KPU RI, Jakarta, Senin.

Baca Juga: Kabar Pemilu 2024 Terkini: Bawaslu Karawang Jumpai Pergeseran Suara Caleg di Kecamatan Cikampek, Jawa Barat

“Cek di Pos 001, ada yang janggal sampai lima suara itu,” ujat Putu.

Ternyata adanya kondisi tersebut membuat rapat yang awalnya berlangsung di Senin subuh itu terpaksa harus dihentikan sementara.

KPU dan PPLN Taipei akhirnya pun sempat mengulang kembali perhitungan suara yang kelebihan itu.

Baca Juga: Dulu Sering Kritik, Kini AHY Kagum dengan Jokowi : ‘Saya Salut Betul dengan Pak Jokowi’

Dan setelah perhitungan ulang, KPU dan PPLN akhirnya mendapatkan perolehan suara PSI sebanyak 50.

Dimana, suara dari PSI sendiri sebelum akhirnya dihitung ulang tertera sebanyak 55 di kolom total perolehan suara.

Adapun penjelasan dari anggota Paniti Penyelenggara Luar Negeri (PPLN) Taipei, Forellyn, menerangkan bahwa permasalahan tersebut diakibatkan oleh human error dari para petugas KPPSLN yang kelelahan.

Baca Juga: Tak Gentar, PKS DKI Tetap Optimis Bakal Perjuangkan Anies Baswedan Jadi Presiden Jika Putaran Kedua Pilpres 2024 Nanti Dilangsungkan

Sebelumnya, Fio meminta maaf kepada semua pihak yang merasa dirugikan atas kelalaian yang terjadi.

Berdasarkan keterangannya, pihak KPPSLN Taipei telah menyelesaikan perhitungan pertama sesuai dengan prosedur.

Namun, pada saat proses verifikasi, surat suara sah dan tidak sah dengan menggunakan Micrososft Excel tidak sesuai dengan yang ditulis oleh KPPSLN.

Baca Juga: Resmi Gantikan Mahfud MD! Hadi Tjahjanto Berkomitmen Jaga Situasi Kondusif Pasca Pemilu 2024

Sehingga, PPLN Taipei akhirnya pun meminta KPPSLN pos 001 untuk menghitung ulang.

Setelah perhitungan ulang selesai, pihaknya kembali menyerahkan hasilnya kepada PPLN, dan PPLN sendiri telah mengkonfirmasi bahwa perhitungan ulang telah selesai.

Diketahui, KPPS Pos 001 Taipei mengembalikan kotak suara yang telah tersegel kepada PPLN pada 18 Februari 2024 lalu.***

Baca Juga: Pemerintah Garap Megaproyek Senilai Rp 9,2 Triliun Guna Atasi Masalah Banjir di Karawang-Bekasi: Bentuknya Seperti Ini

Tag: PSI, KPPSLN, PPLN, Taipei, PDI Perjuangan

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]