

inNalar.com – Tol Serang – Panimbang dibangun untuk dapat menjadi alternatif dalam menangani kemacetan dan mempersingkat waktu perjalanan.
Jalan Tol Serang – Panimbang ini terletak di Provinsi Banten dan telah dioperasikan sebagian yaitu di Tahap I Serang – Rangkasbitung dengan panjang ruas 26,50 km dan sudah beroperasi sejak 2021.
Dibangunnya tol ini ditujukkan untuk mendorong peningkatan sektor ekonomi yang terdapat di wilayah Banten, khususnya sektor pariwisata dan juga industri.
Tol ini dibangun dengan menghubungkan kawasan pariwisata, pelabuhan, industri, dan pariwisata, yang akan mengurangi biaya logistik dan mendorong peningkatan daya saing dalam negeri.
Dana investasi yang dikeluarkan dalam proyek pembangunan Jalan Tol Serang – Panimbang ini sebesar Rp 9,93 Triliun.
Dilansir inNalar.com dari laman situs Kementerian PUPR, Pembangunan Jalan Tol Serang – Panimbang yang memiliki panjang 83,67 km ini terbagi menjadi 3 Seksi yaitu,
Seksi 1 mempunyai panjang ruas 26,50 km. Menghubungkan Serang – Rangkasbitung sudah beroperasi sejak 2021.
Seksi 2 mempunyai panjang ruas 24,17 km. Menghubungkan Rangkasbitung – Cileles saat ini telah mencapai progres konstruksi 52,45 persen per Agustus 2023.
Dalam pengerjaan proyek pembangunan jalan tol di seksi 1 dan 2 Tol Serang – Panimbang ini dilakukan oleh PT Wijaya Karya Serang Panimbang.
Selanjutnya seksi 3 mempunyai panjang ruas 33 km dan Menghubungkan Cileles – Panimbang.
Konstruksi seksi 3 dilakukan oleh pemerintah dan saat ini telah mencapai progres konstruksi 13,84 persen yang ditargetkan rampung di 2024 mendatang.
Proyek Pembangunan Jalan Tol Serang – Panimbang ini nantinya melintasi 3 wilayah banten yakni Serang, Lebak, dan juga Pandeglang.
Nantinya ruang Tol Serang – Panimbang dapat langsung menyambung ke Tol Jakarta Merak.
Adanya Tol Serang – Panimbang akan memberikan kemudahan dan efisiensi waktu perjalanan, misalnya perjalanan dari Jakarta menuju Tanjung Lesung hanya akan menempuh waktu 2 sampai 3 jam saja.
Lain hal jika melewati jalan biasa dari Jakarta menuju Tanjung Lesung ini akan memakan waktu selama 4 sampai 5 jam.
Pembangunan Tol ini akan memberi akses pada kawasan pariwisata di wilayah Banten dan kawasan lainnya, salah satunya Kawasan Pariwisata Nasional (KSPN) Taman Nasional ujung Kulon dan Tanjung Lesung.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi