Proyek Tol Bernilai Rp16,9 Triliun di Kalimantan Timur Terhenti hingga mangkrak, Apakah Dilanjutkan Kembali?

inNalar.com – Kegiatan pembangunan yang dilakukan di Kalimantan Timur merupakan jembatan tol penghubung untuk memudahkan akses transportasi.

Pelaksanaan pembangunan yang dilaksanakan itu rencananya akan menghubungkan antara Balikpapan dan juga Penajam Kalimantan Timur, anggarannya yang digunakan pun tidak kaleng-kaleng.

Diketahui Indonesia saat ini sedang gencar melakukan pembangunan yang maju di Kalimantan, terlebih khusus Kalimantan Timur.

Baca Juga: Proyek Bronjong BPJN di Kalimantan Tengah Mendapat Protes, Warga Sebut Tidak Bermanfaat

Mengingat Kalimantan Timur akan dijadikan sebagai Ibukota baru Indonesia di masa depan, mengganti Ibukota Indonesia terletak di Kota jakarta.

Kegiatan pembangunan yang sedang gencar dilakukan ini tidak selamanya berjalan mulus, pasti ada saja kendala, salah satunya proyek jembatan tol di Kalimantan Barat ini.

Kegiatan pembangunan jembatan tol penghubung antara Balikpapan dengan Penajam yang terletak di Kalimantan Timur terhenti sejak tahun 2019.

Baca Juga: 10 Latihan Soal PTS, UTS Bahasa Indonesia Kelas 8 SMP K13 dan Kunci Jawaban: Paling Sering Keluar saat Ujian!

Total anggaran yang digunakan untuk keberlangsungan proyek pembangunan jembatan tol penghubung yang terletak di Kalimantan Timur ini habiskan dana yang tidak sedikit.

Anggaran yang digelontorkan untuk pembangunan jembatan tol di Kalimantan Timur ini peras habis Rp 16,9 triliun lebih.

Bahkan anggaran yang digunakan untuk pembangunan Jembatan tol di Kalimantan Timur mencapai nominal Rp17 triliun.

Baca Juga: Dibangun Selama 28 Tahun, Indonesia Miliki Patung Terbesar di Dunia Saingi Liberty, Bisa Tebak di Mana?

Panjang yang dimiliki oleh jembatan tol yang terletak di Kalimantan Timur ini diperkirakan panjangnya mencapai 7,6 kilometer.

Nilai proyek pembangunan konstruksi jembatan tol penghubung antara Balikpapan dan Penajam Kalimantan Timur ini sebesar Rp 12,6 triliun.

Padahal pembangunan jembatan tol penghubung tersebut nantinya memiliki dampak positif terhadap perekonomian Kalimantan timur.

Rancangan pelaksanaan pembangunan jembatan yang tidak sesuai dengan standar dan juga ketentuan serta adanya penyalahgunaan anggaran juga berdampak pada proses pembangunan.

Selain sebagai kemajuan untuk Kalimantan Timur pembangunan jembatan ini juga dapat memiliki dampak positif untuk menggaet para investor.

Tentunya untuk melakukan pembangunan infrastruktur yang memadai di Kalimantan Timur mampu mendorong kemajuan daerah tersebut.***

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]