

inNalar.com – Tidak ada semilir angin ataupun pertanda akan turunnya berkah, perusahaan air minum merek CLEO ini rupanya diam-diam telah mengoperasikan pabriknya di IKN, Kalimantan Timur.
Kabar beroperasinya pabrik air minum milik PT Sariguna Primatirta Tbk ini terungkap saat pihak tancorp.id mengabarkan melalui akun instagram resminya pada Minggu, 24 Desember 2023.
Artinya perusahaan pemilik brand ternama ini sudah mengamankan pasokan air minum untuk warga yang tinggal di Ibu Kota Nusantara.
Baca Juga: Drawing Busuk India Open 2023, Ganda Campuran Indonesia Hadapi Mimpi Buruk!
Lebih lanjut, pabrik ini diketahui berada di Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.
Jarak dari lokasi gedung manufaktur ini memakan waktu tempuh 40 menit menuju wilayah Titik Nol Ibu Kota Nusantara.
Diinformasikan pula oleh produsen AMDK pemilik brand CLEO ini bahwa pihaknya telah membelanjakan Capex Tanobel sebesar Rp300 miliar di tahun 2023.
Adapun dana belanja modal tersebut digunakan untuk membangun dan mengembangkan pabrik baru sebagai bagian dari ekspansi bisnisnya di industri air minum.
Selain itu, pihak perusahaan juga menggunakan dana tersebut untuk melakukan upgrade mesin dan jaringan distribusinya agar dapat memasok air minum ke seluruh penjuru wilayah di Indonesia.
Di tahun selanjutnya, ada sekitar Rp300 miliar capex yang juga bakal digunakan untuk ekspansi pabrik baru dan upgrade kapasitas produksinya.
Dengan harapan awal tahun 2024 nantinya, pabrik air minum yang telah beroperasi mencapai 32 unit manufaktur.
Perlu diketahui, rupanya usai pihak perusahaan air minum CLEO mengabarkan update operasional pabriknya di IKN, Kalimantan Timur.
Perusahaan PT Sariguna Primatirta Tbk langsung menanjak harga sahamnya hingga 19,53 persen.
Saham CLEO diketahui menanjak harganya menjadi Rp765 per lembarnya. Peningkatan ini terjadi di saat banyak mata tersorot pada perusahaan air minum yang tetiba telah operasikan pabriknya di Ibu Kota Nusantara.
Lebih jauh lagi, rupanya perusahaan ini juga berhasil catatkan penjualan hingga Rp1,15 triliun menurut laporan keuangan per September 2023.
Sebab beban pokoknya juga meningkat hingga Rp665 miliar, maka penghitungan laba bruto perusahaan sebesar Rp487 miliar.
Namun demikian, total aset CLEO hingga kini tercatat mencapai Rp1,87 triliun, cukup meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya memiliki Rp1,69 triliun.
Harapannya dengan penambahan kapasitas produksi dan kuantitas sebaran pabrik air minum yang semakin dimasifkan oleh perusahaan ini, tentu kinerja keuangan akan terus melejit.
Demikian informasi mengenai perusahaan pemilik brand ternama CLEO yang telah mengejutkan publik dengan tukikan progres operasionalnya di IKN Kalimantan Timur. ***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi