

InNalar.com – Masyarakat lokal mungkin tahu tentang jalan tol di atas laut yang berada di Bali.
Meskipun tidak berada di atas laut, namun kini Bali tengah membangun proyek jalan tol ke-2.
Sayangnya, mega proyek pembangunan jalan tol ke-2 di Bali ini malah mangkrak.
Sekedar informasi, jalan tol ini nantinya akan berada di 3 kabupaten yang berada di provinsi Bali.
Dilansir InNalar.com dari pu.go.id, 3 daerah yang akan dilewatinya yaitu Kabupaten Jembrana, kabupaten Tabanan, dan kabupaten Badung.
Adapun nama dari jalan bebas hambatan ini adalah Jalan Tol Gilimanuk-Mengwi, atau Tol Jagat Kerthi Bali.
Saat jalan tol ini rampung dan dapat beroperasi, nanti tentunya para pengendara akan memiliki jalur alternatif dari pelabuhan Gilimanuk menuju ke arah Denpasar.
Walaupun, ternyata pembangunan jalan tol Gilimanuk-Mengwi justru telah ditinggalkan, atau bisa dibilang mangkrak.
Bahkan belum genap setahun, semenjak mega proyek pembangunan jalan tol ke-2 di Bali ini dibangun hingga mangkrak.
Padahal panjang dari jalan tol Gilimanuk-Mengwi ini membentang sepanjang 96,84 Km, namun harus ditinggalkan.
Ternyata mega proyek di Bali ini harus ditinggalkan sebab terjadi perubahan pada pemegang saham tender.
Dikarenakan terjadi perubahan pemegang saham tersebut, diperkirakan pembangunan jalan tol Gilimanuk-Mengwi ini harus tertunda sampai 1 tahun lamanya.
Dikerjakan sejak 11 September 2022, mega Proyek pembangunan jalan tol Gilimanuk-Mengwi ini bahkan progres pembangunannya berjalan lambat.
Akhirnya sekitar bulan Februari 2023, para pekerja pembangunan jalan tol ini sudah tidak ada, hingga alat-alat berat juga sudah tak nampak lagi sosoknya.
Dalam membangun jalan tol ke-2 di Bali ini, anggaran yang diperlukan dalam membangunnya adalah sebesar Rp24,6 triliun.
Kabar baiknya, pembangunan tol Gilimanuk-Mengwi ini menurut Menteri PUPR optimistis dapat dilanjutkan kembali setelah pemegang saham tendernya ditemukan.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi