

inNalar.com – Tuban merupakan salah satu daerah di Jawa Timur yang ternyata kaya akan sumber daya alamnya.
Sebagai penunjang, maka dibangunlah Grass Root Refinery (GRR) atau kilang minyak di Tuban.
Lokasi pembangunannya berada di Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur.
Proyek ini merupakan salah satu bagian dari Proyek Strategis Nasional dengan penanggungjawab PT Pertamina.
Proyek kilang minyak di Tuban ini sendiri berdiri di atas lahan seluas 840 hektar.
Secara keseluruhan, proyek GGR akan terdiri dari total 70 unit dengan 14 diantaranya merupakan unit pengolahan BBM.
Baca Juga: Berhasil Raup Pendapatan Rp2,8 Triliun, PT Hillcon Tbk Catatkan Kenaikan Besaran Utang
Smenetara itu, 7 unit untuk pengolahan petrokimia dan sisa unit lainnya merupakan unit pendukung.
Nantinya, GGR di Tuban ini bisa menjadi pemimpin industri dengan margin pengolahan tertinggi dibandingkan dengan kilang lain di Asia Tenggara dan targetnya bisa beroperasi penuh pada 2025.
Salah satu inovasi penting di kembangkan dari GED GGR tuban ini adalah penggunaan teknologi high bottom of the barrel conversion.
Baca Juga: Riset INDEF: Shopee Jadi Platform Utama Jualan Online Pilihan UMKM Indonesia
Teknologi tersebut memungkinkan kilang minyak Tuban dapat mengolah residu atau sisa minyak mentah menjadi material olahan minyak bumi lain yang bernilai tinggi.
Menggunakan teknologi tinggi, maka tak heran megaproyek ini menghabiskan dana investasi senilai ratusan triliun.
Dilansir inNalar.com dari kppip.go.id, dana yang dibutuhkan untuk merealisasikan proyek ini sebesar Rp238,25 triliun.
Guna mendukung keekonomian proyek ini, PT Kilang Pertamina Internasional sedang mengupayakan pengusulan pembentukan kawasan ekonomi khusus Tuban.
PT KPI telah mempersiapkan proposal untuk pengusulan pembentukan KEK tersebut.
Harapannya, persetujuan Kawasan Ekonomi Khusus dari stakeholder bisa diraih pada kuartal I tahun 2024.***