

inNalar.com – Proyek kereta cepat Jakarta-Surabaya merupakan salah satu rencana pembangunan dari Kementerian Perhubungan RI (Kemenhub).
Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan sendiri mengungkapkan kabar terbaru dari proyek tersebut.
Melalui akun Instagram pribadinya @luhut.pandjaitan, ia memastikan bahwa Presiden Jokowi telah mengambil keputusan tegas mengenai proyek kereta cepat Jakarta-Surabaya.
Keputusan yang dimaksud yaitu menggandeng kembali investor China untuk meneruskan pembangunannya.
Luhut menyebutkan bahwa Presiden Jokowi telah menyepakati perjanjian dengan China.
Ia juga menegaskan bahwa bunga pinjaman yang ditawarkan tergolong lebih rendah.
Terutama dari negara-negara lainnya yang telah melakukan penawaran.
Hanya saja, permasalahan yang mungkin terjadi adalah perkara pembebasan lahannya.
Indonesia sendiri telah melaksanakan teknologi kereta cepat sebelumnya.
Yakni kereta cepat Jakarta-Bandung yang sudah lebih dulu diresmikan oleh Presiden Jokowi.
Menurut Luhut, dengan adanya pengalaman tersebut tentu tidak ada masalah untuk melanjutkan proyek kereta cepat ini.
Melansir dari laman Kementerian Perhubungan, proyek kereta cepat Jakarta-Surabaya ini nantinya akan melewati beberapa kota.
Mulai dari Jakarta – Karawang – Bandung – Kertajati – Purwokerto – Yogyakarta – Solo – Madiun – Surabaya.
Dengan begitu, perjalanan menggunakan kereta cepat tersebut akan menempuh waktu sekitar 3,5-4 jam saja.
Pembangunannya juga diharapkan dapat menumbuhkan titik ekonomi baru di sejumlah kota yang dilalui.
Proyek kereta cepat ini sendiri termasuk rencana pembangunan jangka panjang dan bertahap.
Rencana ini dipersiapkan untuk memproyeksikan kebutuhan infrastruktur transportasi di masa depan.
Tentu perlu menyiapkannya dengan matang dan melibatkan berbagai kementerian, lembaga, maupun pihak terkait lain.
Menteri Perhubungan sendiri membantah bahwa Indonesia dan China telah sepakat untuk melanjutkan proyek kereta api ini.
Hal ini diungkapkan oleh Mohamad Risal Wasal selaku Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan.
Menurut Risal, ia belum mendapat informasi lebih lanjut mengenai pernyataan Luhut di atas.
Tepatnya atas tawaran investor China mengenai proyek kereta cepat Jakarta-Surabaya.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi