Proyek Jalan Rp 13,5 Miliar di Kalimantan Timur Tak Sesuai dengan Kontrak, Ternyata Ini Penyebabnya

inNalar.com – Proyek pembangunan jalan di Tenggarong dan Loa Kulu serta Loa Janan Kalimantan Timur tidak sesuai dengan signifikan.

Bahkan proyek pembangunan jalan di Kalimantan Timur tersebut tidak sesuai dengan kontrak, pembangunan dilakukan di Kabupaten Kutai Kartanegara.

Anggaran yang digunakan untuk proyek jalan Tenggarong dan Loa Kulu serta Loa Janan bersumber dari bantuan keuangan atau benkeu.

Baca Juga: 6 Destinasi Wisata Instagramable di Kalimantan Timur, Banyak Spot Foto hingga Pemandangan Memukau

Kontraktor pemenang tender untuk melakukan pengerjaan proyek Tenggara dan Loa Kulu serta Loa Janan di Kalimantan Timur yaitu PT. BAG.

Anggaran dana yang digunakan untuk keberhasilan proyek pembangunan jalan tersebut mencapai Rp 13.5 miliar.

Nilai penawaran persetujuan proyek pembangunan jalan di Kabupaten Kutai Kartanegara yaitu Rp 13, 1 miliar lebih.

Baca Juga: Intip Keindahan Wisata Terindah di Gorontalo, Salah Satunya Berhasil Menempati 75 Besar ADWI 2023!

Proyek pembangunan jalan tersebut tidak sesuai dengan sinnifikasi kontrak yang terkait dalam pengerjaan beton.

Beton digunakan memiliki kualitas dibawah mutu akan tetapi pembayarannya sudah 100 persen bahkan seolah-olah seperti yang tertera di dalam kontrak.

Bahkan negara telah dikenakan atas pembangunan proyek jalan Tenggarong dan Loa Kulu serta Loa Janan tersebut memiliki nominal Rp 10,2 miliar lebih.

Baca Juga: Usianya Setengah Abad, Jembatan Gantung Tertua di Metro Lampung Ini Masih Jadi Spot Foto Favorit, Lokasinya…

Proyek pembangunan jalan yang berada di Kalimantan Barat ini bahkan terjadi adanya penyelewengan anggaran dana.

Jalan merupakan mobilitas infrastruktur utama kemajuan untuk daerah yang ada di Kabupaten Kutai Kartanegara.

Penyelewengan anggaran yang digunakan untuk proyek jalan dilakukan oleh oknum nakal yang mencari keuntungan sendiri.

Tentunya atas perbuatan penyelewengan dana tersebut membutuhkan adanya pertanggung jawaban dari oknum yang licik tersebut.

Pembangunan infrastruktur jalan juga dapat mendorong adanya perekonomian penduduk yang ada di Kabupaten Kutai Kartanegara Kalimantan Timur.

Tidak hanya itu aktivitas para penduduk juga dapat dilakukan dengan mudah dan juga nyaman untuk melewatinya.***

Rekomendasi