Promotor Ungkap Kerugian yang Disebabkan Calo Tiket Konser Coldplay


inNalar.com – 
Calo tiket konser memang masih menjadi permasalahan yang meresahkan bagi mayoritas penggemar konser musik di tanah air. Banyak yang menghalalkan segala cara untuk menjadi calo tiket. 

Hal ini diungkapkan oleh Ravel, selaku CEO Ravel Entertainment yang disinggung mengenai calon konser Coldplay oleh Leonardo di kanal youtubenya, The Leonardo’s  (4/6/23).

Ravel memberikan pandangan bahwa kehadiran calo tidak hanya meresahkan penggemar, melainkan promotor juga.

Baca Juga: Sejarah Peringatan Hari Media Sosial Nasional Pada 10 Juni 2023, Simak Juga Esensi dan Tujuannya

Dia menyampaikan kekhawatiran terhadap penggemar yang ingin sekali menonton konser tetapi terhalang oleh calo.

“Walau gak bisa dipungkiri, calo ini susah dibendung. Kita gak bisa atur masalah perut masing-masing”, jelasnya.

“Bahkan misal lo belum sampai di lokasi konser, itu calo-calo udah nawarin dari jauh”, tambahnya.

Baca Juga: Karim Benzema Pisah dengan Real Madrid, AL-Ittihad Langsung Beri Tawaran Fantastis

Ravel mengatakan bahwa calo bukan termasuk kesalahan dari promotor, bahkan promotor tahunya senang karena tiket berhasil terjual habis.

Ia menambahkan promotor tidak ikut campur masalah adanya calo dalam proses pembelian tiket. 

“Misal mau dibatasin pun, kayak 1 NIK berapa tiket, lo masih bisa pakai NIK satu rumah di rumah lo gitu. Susah ngaturnya.”, jelasnya dengan nada kesal. Leonardo pun membenarkan itu. 

Baca Juga: Ganda Putra Bulutangkis Indonesia kalah, Liang dan Wang Menangkan Thailand Open 2023!

Menurut Ravel tidak hanya penggemar, tapi promotor juga ikut prihatin jika banyak calo yang beredar. Secara tidak langsung, penggemar akan mendapat hambatan untuk menonton konser idolanya karena lonjakan harga yang tinggi. 

Ravel juga menyebut susah untuk membendung keberadaan calo karena calo bekerja juga untuk mendapatkan uang, untuk mendapatkan penghasilan. Sehingga, dirinya juga tidak bisa menemukan solusi untuk mengatasi masalah percaloan tiket di tanah air. 

Tak hanya masalah calo tiket, Ravel juga lanjut menceritakan perjalanan sulit berkarirnya pada bidang ini.

Baca Juga: Resmi Pensiun, Gol-Gol Zlatan Ibrahimovic Akan Selalu Dikenang! Mulai Kungfu Hingga Scorpion Kick

Ketika ditanya oleh Leonardo bagian apa saja yang sulit untuk di-handle ketika membawa artis luar ke Indonesia, dia menjawab, “Tergantung. Tiap band beda-beda.” singkatnya. Leonardo bertanya lagi , “Misalnya Megadeth, deh?” tanyanya lagi. 

Ravel menjawab “Fasenya ribet karena mereka rock star. Mungkin ini bakal terjadi ke rockstar-rockstar lainnya.” katanya. Megadeth juga termasuk band asal Amerika yang menaungi genre thrash metal dipimpin oleh Dave Mustaine. ***(Amalia Dwi)

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]