

inNalar.com – Jawa Tengah sebentar lagi akan dilalui oleh Jalan Tol yang membentang dari Yogyakarta sampai dengan Bawen.
Proyek Jalan Tol di Jawa Tengah ini bakal dibagi menjadi enam ruas seksi yang melintasi kawasan Yogyakarta – Bawen dengan total bentang panjangnya mencapai 75,12 kilometer.
Secara umum, jalan tol yang melintasi keindahan alam hijaunya Jawa Tengah ini bakal hubungkan keenam seksi dari Yogyakarta menuju Bawen ini ditargetkan selesai seluruhnya pada 2024.
Melansir dari laman BPJT Kementerian PUPR, berikut rincian pembagian ruas seksi jalan bebas hambatan ini meliputi seksi pertama, yaitu Yogyakarta – Banyurejo sepanjang 8,8 kilometer.
Selanjutnya, seksi kedua jalan tol yang melintasi beberapa wilayah di Jawa Tengah ini bermula dari Banyurejo – Borobudur dengan bentang 15,2 kilometer.
Kemudian, seksi ketiga dimulai dari titik Borobudur dan berlanjut menuju Magelang dengan panjang ruasnya 8,1 kilometer. Lalu, seksi keempat menembus Temanggung sepanjang 16,6 kilometer.
Sementara ruas seksi kelima proyek jalan tol di Jawa Tengah ini meliputi Temanggung menuju Ambarawa dengan panjang 21,2 kilometer, dan seksi keenam bakal berakhir di titik Bawen dengan 5,12 kilometer.
Target penyelesaian jalan bebas hambatan ini diproyeksikan akan selesai pada kuartal pertama tahun 2024 dengan pencapaian seksi 1 dan 2 telah terkoneksi hingga kawasan Candi Borobudur.
Dengan demikian, geliat pariwisata dan koneksi antar daerah akan semakin menstimulus pembangunan ekonomi setiap daerah yang dilalui oleh proyek Jalan Tol Yogyakarta – Borobudur, Jawa Tengah.
Setidaknya April 2024 nantinya, proyek ini bakal terkoneksi di ruas seksi keenam. Apabila seluruh jalur pembangunan berhasil rampung, diharapkan infrastruktur terbaru ini semakin memperlancar arus distribusi barang dan jasa.
Adapun cita-cita akhir dari proyek ini utamanya juga untuk memangkas waktu perjalanan Yogyakarta – Semarang yang tadinya 3 jam akan menjadi 1,5 jam.
Setiap proyek pembangunan jalan tol tentunya tidak terlepas dari adanya berbagai kendala yang perlu diatasi.
Perjalanan pembangunan Jalan Tol Semarang – Bawen di Jawa Tengah ini pun melalui lika-liku permasalahan pembebasan lahan.
Jalur pembangunan proyek ini sempat ‘nabrak’ bangunan Cagar Budaya Padukuhan Pundong 2 Kalurahan Tirtoadi.
Namun, pihak pembangun telah melakukan survey dan peninjauan kembali, serta diskusi dengan Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta terkait Rencana Anggaran Biaya (RAB) relokasi bangunan.
Dengan demikian, pembangunan jalan tersebut tetap berlanjut dengan kendala yang dapat diatasi.
Perlu diketahui, total dana investasi yang bakal diserap untuk pembangunan proyek Jalan Tol Yogyakarta – Bawen ini mencapai Rp12,14 triliun dengan skema pendanaannya Kerja Sama Pemerintah dengan pihak Badan Usaha (KPBU).***