Profil Supanida Katethong, Atlet Thailand yang Kalahkan Peraih Emas Olimpiade Rio 2016 di Singapore Open 2023

inNalar.com – Saat laga 16 kemarin, peraih emas Olimpiade Rio 2016 di sektor tunggal putri asal Spanyol, Carolina Marin harus tersingkir di babak 16 besar Singapore Open 2023.

Carolina Marin harus mengakui keunggulan dari perwakilan Thailad Supanida Katethong yang kini menempati peringkat 22 dunia.

Laga 16 besar Singapore Open 2023 kemarin merupakan pertemuan ke-4 mereka dengan Head to Head 2-1 Carolina Marin lebih unggul.

Baca Juga: Aktris Video Dewasa Taiwan Han Tang Tuntut Pacarnya Harus Punya Mr P Lebih dari 18 Cm

Duel terakhir mereka tersaji di YONEX Thailand Open 2021 di laga quarterfinal dan dimenangkan oleh Carolina Marin secara straight game dengan score 21-16 dan 21-16.

Pada laga quarterfinal Singapore Open 2023 ini, laga berjalan dengan cukup ketat dari gim pertama dan Marin berhasil merebut kemenangan dengan score 21-17.

Tak pantang menyerah, Supanida Katethong berusaha keras untuk mengungguli peraih emas Olimpiade Rio 2016 dengan merebut gim kedua dengan skor ketat 19-21 dan memaksa Marin untuk bermain 3 gim.

Baca Juga: Jadi Bintang Setelah Dipinjamkan ke AC Milan, Real Madrid Pulangkan Brahim Diaz dengan Sambutan Istimewa

Pada gim ketiga, Supanida berhasil meraih kemenangan atas Carolina Marin dengan score 21-17 dan memastikan diri melaju ke babak quarterfinal 2023.

Dalam laga quarterfinal yang akan terselenggara hari ini(09/06/2023), Supanida akan kembali berhadapan dengan peraih emas Olimpiade asal China yakni Chen Yu Fei.

Laga quarterfinal Singapore Open 2023 ini akan menjadi pertemuan ke-4 mereka dengan Head to Head 2-1 Chen Yu Fei lebih unggul. Duel mereka akan tersaji pada match ke-3 di court 2.

Baca Juga: Mateo Kovacic Segera Merapat ke Manchester City, Usai Akui Lewati Musim Terburuk Bersama Chelsea

Tembus ke laga quarterfinal Singapore Open dengan mengalahkan peraih emas Olimpiade Rio 2016, berikut profil lengkap Supanida Katethong.

Supanida Katethong merupakan pebulutangkis kelahiran bangkok 26 Oktober 1997. Ia mulai bermain bulutangkis di usia 9 tahun karena Supanida menyukai olah raga ini.

Ia mulai bergabung dengan tim nasional Thailand pada tahun 2015 di tim nasional junior. Tak hanya bermain di sektor tunggal, Supanida pernah menjajal bermain di sektor ganda putri dan ganda campuran.

Baca Juga: Ramaikan Comeback Bulan Juli, TXT Bersiap Merilis Single Digital

Di sektor ganda putri ia sempat berpasangan d Rawimon Iamratanamaetheekul.Sementara di sektor ganda campuran, Supanida sempat berpasangan dengan dua pemain putra seperti Mek Narongrit dan Pakkawat Vilailak.

Adapun prestasi yang berhasil Supanida raih sepanjang karirnya yakni Runner Up USM Indonesia International Series 2018, Runner Up IBERDROLA Spanish International Villa de Madrid 2018, Juara The 28th Iran Fajr International Challenge 2019, Juara Mongolia International Challenge 2019, dan Runner Up YONEX-SUNRISE India Open 2022.

Sepanjang karirnya, Supanida telah mengumpulkan pundi-pundi sebesar $86,465.02.***(Alfina Indira)

Rekomendasi