Profil Panji Gumilang, Pimpinan Ponpes Al Zaytun yang Diduga Menyebarkan Ajaran Sesat


inNalar.com
– Tengah banyak diperbincangkan di dunia maya, sosok pemimpin Ponpes Al Zaytun yakni Panji Gumilang.

Panji Gumilang merupakan pemimpin  Ponpes Al Zaytun yang terletak di desa Mekarjaya, Kec. Gantar, Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat.

Ponpes Al Zaytun mulai dibangun pada Agustus tahun 1996 dan kini malah diduga merupakan pondok pesantren yang mengajarkan ajaran sesat melalui pimpinannya, Panji Gumilang.

Baca Juga: Al Nassr Ngotot Ingin Dapatkan Antoine Griezmann, Atletico Madrid Pasang Tembok Besar

Sosok Panji Gumilang sealku pimpinan Ponpes Al Zaytun adalah anak kedua dari empat bersaudara yang dulu tinggal di rumah sederhana yang didominasi oleh kayu tua berukuran 10×50 meter.

Di dinding rumah tersebut masih banyak tertempel di bagian ruang tamu foto-foto Panji Gumilang bersama para tokoh penting dalah satunya foto Panji Gumilang bersama dengan Xanana Gusmao yang merupakan mantan presiden Timor Leste.

Panji Gumilang sendiri memiliki nama asli yakni Abdus Salam. Nama Panji Gumilang tercetus saat beliau menikahi orang banten dan diberi nama oleh kiai asal Banten Panji Gumilang.

Baca Juga: Dikabarkan Bakal Segera Dapat Mason Mount, Manchester United Malah Berpotensi Kena Tikung Bayern Munchen

Sedari kecil, Panji Gumilang telah bersekolah di desa setempat yakni di Sekolah Rakyat dan sekarang menjadi SDN Kalirejo.

Kemudian setelah lulus sekolah dasar, Panji Gumilang melajutkan sekolahnya di Pondok pesantren Maskumambang dan Ihyaul Ulum.

Tak puas sampai disitu, ia melanjutkan masa SMA nya di Pondok Gontor dan pada saat itu, Panji Gumilang sering dipercayai menjadi Imam Masjid pada saat pulang dari pondok.

Baca Juga: Taipei Open 2023 Semi Final: Febriana/Amalia Berhasil Melangkah ke Laga Final YONEX Taipei Open 2023

Selain itu, bahkan ia menjadi Khotib saat jum’atan dan mengajar mengaji di dusun tempat ia tinggal dahulu.

Pada saat akan kuliah, Panji Gumilang memutuskan untuk kuliah di Jakarta dan setelahnya Panji Gumilang mendirikan Pondok Pesantren Al-Zaytun di Kota Indramayu pada tahun 1992.

Namun, baru-baru ini tersebar kabar bahwa Pondok Pesantren Al-Zaytun tersebut telah mengajarkan para santrinya ajaran yang sesat.

Ajaran sesat tersebut mengenai infaq dimana pondok pesantren Al-Zaytun menarik iuran paksa hingga miliaran rupiah kepada orang-orang yang tinggal di desa sekitarnya.

Selain itu, Pondok Pesantren tersebut juga menyatakan bahwa ibadah haji dapat dilaksanakan di Al-Zaytun dan tanpa pergi ke tanah suci. Ibadah haji dapat dilakukan dengan cara mengelilingi pondok pesantren menggunakan mobil.

Pondok pesantren Al-Zaytun juga menganggap bahwa negara diluar islam merupakan negara kafir.***(Alfina Indira)

Rekomendasi