Profil Dorce Gamalama, Artis Multitalenta yang Meninggal Dunia Usai Terpapar Covid-19

inNalar.com – Dorce Gamalama dikabarkan telah meninggal dunia di usia 58 tahun pada hari Rabu, tanggal 16 Februari 2022 di RS Pusat Pertamina Simprug. Sering bolak-balik ke rumah sakit karena mengidap diabetes dan alzheimer, Dorce Gamalama justru meninggal dunia karena Covid-19

Hal ini dibenarkan oleh salah satu kerabat Dorce yaitu Hetty Soendjaya.

“Meninggalnya karena Covid-19. Jadi nggak dibawa pulang, jadi dikemasnya di rumah sakit,” ungkap Hetty.

Baca Juga: Dorce Gamalama Meninggal Dunia Hari Ini di Usia 58 Tahun Akibat Covid-19

Banyak kisah yang Dorce ukir selama hidupnya. Dilansir inNalar.com dari berbagai sumber, berikut profil Dorce Gamalama.

Anak bungsu dari 6 bersaudara

Dorce Gamalama lahir dengan nama asli Dedi Yuliardi Ashadi pada tanggal 21 Juli 1963 di Solok, Sumatera Barat. Anak dari pasangan Achmad dan Dalifah ini, adalah anak bungsu dari 6 bersaudara. Ayah dan ibunya meninggal ketika Dorce masih kanak-kanak sehingga Dorce dan saudara-saudaranya dirawat oleh kakek dan neneknya.

Mengawali karir pada tahun 1989 di sebuah film

Film berjudul Dorce Sok Akrab adalah film pertama yang ia bintangi. Di film tersebut, ia berperan sebagai “Dorce”. Namun acara paling terkenal yang pernah ia bawakan adalah Dorce Show yang ia bawakan di Trans TV pada tahun 2005 sampai 2009. Ia juga memiliki panggilan akrab yaitu “Bunda Dorce”.

Baca Juga: Dorce Gamalama Murka, Wasiat Ingin Dimakamkan sebagai Perempuan Tuai Kecaman dari Para Ulama

Sejarah nama “Dorce Gamalama”

Nama “Dorce” ia dapatkan ketika ia bergabung dengan kelompok bernyanyi “Bambang Brothers” saat ia masih SD. Selain menyanyi, ia juga seringkali tampil sebagai pelawak. Dan ketika bergabung dengan kelompok tari “Fantastic Dolls”, ia mulai mendapat panggilan “Dorce Ashadi” dari pemimpin kelompok tari tersebut.

Nama “Gamalama” sendiri ia ambil dari nama sebuah gunung di pulau Ternate, Maluku. Ia mendapat inspirasi nama tersebut ketika ia diundang untuk menyanyi di pulau tersebut. Panggilan tersebut berlaku sejak tahun 1984.

Kita doakan semoga almarhum ditempatkan di tempat yang terbaik di sisi Allah SWT dan diterima segala amal ibadahnya. Amin.***

 

Rekomendasi