Produknya Telah Tersebar ke 40 Negara, Pabrik Tekstil di Jawa Tengah Ini Malah Alami Tsunami PHK 3.000 Pekerja

inNalar.com – Jawa Tengah merupakan salah satu provinsi di Pulau Jawa dengan perkembangan ekonomi yang cukup pesat.

Salah satu pendorong kemajuan perekonomian masyarakat di Jawa Tengah ini ada pada sektor industrinya.

Beberapa pabrik berar dengan merek ternama terdapat di Jawa Tengah seperti pabrik sarung, pabrik jamu, dan lain sebagainya.

Baca Juga: Berusia 72 Tahun, Pabrik Jamu di Jawa Tengah Ini Nyaris Bangkrut Tapi Bangkit dengan Cara Unik, Bikin…

Pabrik di Jawa Tengah ini salah satunya bergerak di bidang tekstil dan jadi yang terbesar di provinsi ini.

Pabrik tekstil yang menjadi salah satu yang terbesar ini dikenal dengan nama PT Duniatex.

Berdiri pada tahun 1974, pabrik tekstil ini masih terbentuk dengan nama CV Duniatex.

Mulai pertama kali berdiri, pabrik PT Duniatex ini bergerak di bidang industri tekstil.

Baca Juga: Letaknya Bukan di Semarang, Pabrik Gula di Jawa Tengah Ini Bangkrut Karena Hal-hal Tak Lazim? Alasannya…

Kemudian, pada tahun 1988 pabrik CV Duniatex mengakuisisi PT Wijayatex yang bergerak di bidang tekstil tenun.

Kedua perusahaan tersebut digabung menjadi satu dengan nama PT Duniatex.

Diketahui bahwa skala penjualan dari PT Duniatex ini tidak hanya ada di dalam negeri, tetapi juga di luar negeri.

Sejauh ini, produk dari pabrik tekstil PT Duniatex telah tersebar di 40 negara.

Baca Juga: Mengenal Candi Sukuh di Kabupaten Karanganyar Jawa Tengah, Benarkah Ada Keterikatan dengan Peradaban Maya?

Selain itu, PT Duniatex juga telah memiliki anak perusahaan yang tersebar di 15 provinsi yang ada di Indonesia.

Dibalik kesuksesannya, berita tidak mengenakkan menerpa pabrik tekstil terbesar di Jawa Tengah ini.

Beberapa tahun belakangan, PT Duniatex mengalami gelombang tsunami PHK yang totalnya mencapai ribuan pekerja.

Tepatnya, terdapat 3.000 karyawan dari pabrik tekstil PT Duniatex yang telah dirumahkan atau di PHK.

Gelombang PHK yang terjadi di PT Duniatex ini ditengarai oleh lesunya ekonomi dunia akibat dampak dari Covid-19.

Hal tersebut membuat terjadinya penurunan permintaan ekspor dari Indonesia.

PHK yang diputuskan oleh PT Duniatex kepada ribuan karyawannya ini dilakukan untuk memangkas biaya operasional perusahaan.***

 

Rekomendasi