

InNalar.com – Pasukan militer Rusia nampaknya tengah mengalami krisis krusial dalam beberapa aspek saat tengah sibuk berperang melawan Ukraina.
Konflik antara Rusia dengan Ukraina hingga saat ini belum juga berakhir meski sudah jalan selama dua tahun.
Gencatan senjata yang merusak infrastruktur dan menelan korban jiwa imbas perang dari Rusia dan Ukraina masih terus berlanjut.
Namun perang yang tak kunjung berakhir tentu menyebabkan masalah internal yang terjadi.
Contohnya Rusia yang kini menghadapi masalah serius saat terus mencoba melawan serangan balasan Ukraina.
Melansir dari laman businessinsider, para pengamat perang menyebutkan bahwa militer Rusia tengah mengalami masalah krusia seperti moral dan peralatan perang.
Militer Rusia saat ini merasa muak karena sedang menghadapi rendahnya semangat kerja, adanya pertikaian dan kekuarangan peralatan perang saat melawan Ukraina.
Masalah ini ternyata terus meluas di sepanjang garda terdepan militer Rusia.
Salah satu yang dihadapi ialah pasukan Rusia kekuarangan kendaraan ringan yang berguna untuk memindahkan peralatan dengan cepat.
Saat tentara mendaftarkan kendaraan milik pribadi mereka ke Kementerian Pertahanan Rusia untuk membantu pekerjaan tersebut, para prajurit malah terkena hukuman.
Bahkan ada yang mengatakan bahwa para tentara merasa sedang berperang melawan komandan mereka sendiri.
Selain itu pasukan Rusia mulai mengalami kekurangan sistem artileri dan mengklaim bahwa mereka mulai menerima jenis senjata jarak jauh yang sudah usang.
Sejatinya Rusia telah lama menghadapi masalah kekurangan peralatan dan amunisi selama invasinya ke Ukraina.
Vladimir Putin selaku Presiden Rusia juga sempat mengakui bahwa pasokan peralatan perang memang tidak memenuhi permintaan.
“Amunisi presisi tinggi, peralatan komunikasi, drone, dan lain-lain, kami memilikinya, namun sayangnya, jumlahnya tidak cukup,” ucap Vladimir Putin.
Para pengamat perang juga mengatakan bahwa kekuatan militer Rusia yang mengalami demoralisasi akan mulai retak dan perlawanan mereka akan runtuh, serta percaya bahwa Ukraina bakal melakukan terobosan.
Masalah internal yang dihadapi oleh militer Rusia tentu bisa membuat Putin merasa ketar-ketir.
Pasalnya Rusia saat ini tengah melakukan serangan intens ke Ukraina yang masih mencoba memberikan serangan balasan ke kubu lawan.***