Presiden Prabowo Bakal Bangun Kampung Haji di Mekah, Pangeran Arab Saudi Sudah Siapkan 50 hektare Lahan?

inNalar.com – Presiden Prabowo rencanakan pembangunan kampung haji di Mekkah, Arab Saudi.

Menteri BUMN, Erick Thohir menyampaikan, ada kemungkinan BUMN meminta PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk (PTPP) untuk merealisasikan kampung haji tersebut.

PTPP dianggap memiliki pengalaman yang baik dan kompeten dalam pembangunan infrastruktur. Kini, pihaknya masih mengkaji rencana pembangunan kampung haji di Mekkah.

Baca Juga: Ratakan 2 Kecamatan! Flyover di Pekanbaru Butuh Dana Hampir Empat Kali Lipat dari Anggaran Awal

Pembangunan kampung haji ini yang digagas Presiden Prabowo bertujuan untuk memudahkan jamaah haji dari Indonesia selama melaksanakan ibadah suci di Mekah.

Bukan tanpa alasan, Presiden Prabowo menggagas ide tersebut karena melihat keberadaan jemaah haji asal Indonesia yang kerap tidak terlayani dengan baik selama di Mekah.

Padahal, mereka telah mengumpulkan uang dalam jumlah banyak, bahkan hingga puluhan tahun.

Baca Juga: Proyek Jalan Tol Ciawi-Sukabumi Lanjut Hingga 2 Daerah di Jawa Barat Ini, Efektif Tingkatkan Perekonomian?

Melansir dari haji.kemenag.go.id, Hal ini juga disampaikan oleh Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo HR Muhammad Syafi’i alam kegiatan Gathering Performance Review yang digelar BBPKH RI, Sabtu, 2 November 2024 di Padang.

Acara gathering ini dihadiri oleh Fadlul Imansyah selaku Kepala BPKH dan Plt. Gubernur Sumbar, Bapak Audy Joinaldi.

Kepala Kanwil Kementerian Agama Sumbar, Mahyudin beserta Kepala bagian TU dan Kepala Bidang, BPS BPIH, serta perwakilan BPKH se-Indonesia.

Baca Juga: Kebijakan PPN Naik 12 Persen di 2025, Ini Daftar Barang Sehari-Hari yang Tidak Ikut Mengalami Kenaikan Harga

Muhammad Syafi’i selaku wamenag menjelaskan terkait besarnya peran warga negara Indonesia terhadap Arab Saudi dalam penyelenggaraan ibadah haji.

Melihat dalam setahun hampir 2 juta jemaah melaksanakan ibadah umrah di Mekkah. Ditambah lagi sebanyak 241 ribu lebih jemaah dari Indonesia melaksanakan ibadah haji.

Bahkan, untuk ibadah haji tahun ini, Indonesia dapat menambah jemaah sebanyak 20.000 orang.

Baca Juga: 706 Peserta Lolos SKD Kemendagri 2024, Berikut Bocoran Tips Persiapan Tes SKB

Namun banyaknya jamaah haji dari Indonesia belum selaras dengan pelayanan yang didapatkan jemaah haji Indonesia terutama saat berada di Arafah, Muzdalifah dan Mina.

Sebenarnya, rencana pendirian kampung haji Indonesia di Mekkah sudah direspon secara positif dari Kerajaan Arab Saudi, yakni Pangeran Muhammad Bin Salman.

Pihak Arab Saudi telah menyiapkan tanah seluas 50 ha untuk perizinan selama 100 tahun di Mekah.

Romo Muhammad Syafii juga menyampaikan, meskipun pembangunan kampung haji ini belum bisa terlaksana, tetapi Presiden Prabowo terus bertekad mengupayakan pembangunannya.

Di sisi lain, Erick Thohir menyatakan masih terlalu dini untuk berbicara tentang pembangunan kampung haji, terlebih peran BUMN di bidang konstruksi dalam proyek tersebut.

Menurutnya selaku Menteri BUMN , para pihak yang terkait masih harus mengadakan berbagai diskusi untuk rencana besar ini.

Adapun, Kepala BP Haji Gus Irfan mengatakan aspek teknis pembangunan kampung haji di Mekah ini akan didalami lebih lanjut.*** (Aliya Farras Prastina)

Rekomendasi