Potensi Sumber Daya 2,29 Juta Ons Emas, Indika Energy Gelontor Dana 250 Juta USD Demi Proyek Awak Mas di Luwu Sulawesi Selatan, Kapan Mulai Produksi?

inNalar.com – PT Indika Energy Tbk masih setia mengembangkan Proyek Awak Mas meski perjalanannya telah dimulai sejak tahun 2018 silam.

Bagaimana tidak dinantikan, rupanya tambang emas yang berlokasi di Luwu, Sulawesi Selatan ini menyimpan potensi sumber daya yang berlimpah.

Alih-alih menggemukkan portofolio bisnis paling cuan di sektor batu bara, justru emiten berkode INDY ini membidik diversifikasi usahanya.

Baca Juga: Nilainya Rp6,91 Miliar, Emiten BUMN Ini Peroleh Kontrak Baru Suplai Produk Readymix di Proyek Senilai Rp334 Miliar Sulawesi Tengah

Belum lama ini perusahaan melakukan divestasi saham tambang batu bara miliknya di Kalimantan Tengah.

Namun berbalik arah dengan sektor bisnis yang satu ini, perusahaan justru gencar melakukan akuisisi pemegang kelola tambang emas.

Bahkan demi realisasi Proyek Awak Mas ini, Indika Energy suntik dana sebesar 250 juta USD teruntuk anak usahanya.

Baca Juga: Divestasi Saham 218 Juta USD, Indika Energy Lepas Aset Tambang Batu Bara di Kalimantan Tengah, Emiten Prajogo Pangestu Auto Kepincut

Anak usaha yang mendapatkan guyuran cuan itu meliputi PT Indika Inti Corpindo, PT Tripatra Multi Energi, dan PT Tripatra Engineering.

Selanjutnya kucuran dana juga mengalir ke PT Tripatra Engineers and Constructors, dan Tripatra (Singapore) Pte. Ltd.

Dengan dana fantastis tersebut, diharapkan pengembangan tambang emas di Luwu, Sulawesi Selatan garapan PT Masmindo Dwi Area dapat segera beroperasi.

Baca Juga: PM Timor Leste Xanana Gusmao Gandeng Indonesia Jalin 4 Kesepakatan Ini, Dorong Penyelesaian Perundingan Perbatasan hingga…

Targetnya, produksi emas dari tambang ini bisa mulai menghasilkan setidaknya pada tahun 2025 mendatang.

Sedikit informasi, tambang berharga yang terus dikembangkan INDY meliputi area konsesi seluas 14.390 hektare.

Diketahui, potensi simpanan sumber daya site tersebut mencapai 2,29 juta ons emas dan cadangannya sebanyak 1,45 juta ons emas.

Baca Juga: Bangun Instalasi PLTS Atap Terbesar di Jawa Timur, Laba Bersih PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk Anjlok Rp3,3 Triliun

Perampingan unit bisnis batu bara dan pelebaran sayap bisnis tambang emas ini dilakukan oleh Indika Energy karena sebab khusus.

Alasan eksklusif itu adalah karena perseroan menginginkan porsi pendapatan di tahun 2025 setengahnya diisi oleh segmen usaha non batu bara.

Sehingga kemasifan INDY dalam mengalokasikan belanja modal untuk Proyek Awak Mas di Luwu ini juga tidak surut.

Baca Juga: Pendapatan Anjlok 26,6 Persen, Produksi Batu Bara Indika Energy (INDY) di Tambang Paser Kalimantan Timur Menciut 3,7 Juta Ton, Ternyata Karena…

Sebagai informasi tambahan, sepanjang tahun 2024 Indika Energy telah menyerap 77 persen capital expenditure untuk sektor non batu bara.

Alokasi dana terbesar adalah untuk Proyek Awak Mas di Sulawesi Selatan, yakni sebesar 54,4 juta USD.

Adapun total belanja modal pada kuartal III 2023 jumlahnya mencapai 104,9 juta USD.

Terkait kepemilikan tambang emas di Luwu, Indika Energy berhasil mengenggam 100 persen saham Natural Resources Ltd.

Sementara PT Masmindo Dwi Area selaku pengelola tambang ini adalah anak perusahaan Natural Resources Ltd.***

Rekomendasi