Potensi Kebutuhan Gas Capai 45 BBTUD, PGN Gandeng PT Kimong Guna Perluas Pasar di Sulawesi Utara, Mampu Tarik Investor Gas Bumi?

inNalar.com – Perusahaan Gas Negara atau PT PGN Tbk terus memenuhi kepuasan pelanggan terhadap kebutuhan gas dengan memakai teknologi jaringan pipa yang terintegrasi di tanah air.

Hal tersebut terbukti dengan adanya perluasan pangsa pasar gas bumi di Sulawesi Utara, khususnya pada Kawasan Industri Mongondow atau Kimong.

Adanya potensi suplai gas di daerah tersebut diproyeksikan mampu menjadi daya tarik tersendiri bagi para investor.

Baca Juga: Sumber Daya Capai 5,5 Juta Ons, Tambang 9.817 Ha di Minahasa Utara Ternyata Dikuasai Produsen Emas Murni Terbesar Kedua Se-Asia Tenggara, Siapa?

PGN sendiri teurs berkomitmen untuk menjaga ketersediaan pasokan gas agar dapat dimanfaatkan secara optimal.

Perusahaan ini selalu terbuka bagi investor yang ingin berkolaborasi bersama dalam menyediakan layanan gas pipa.

Baik itu jenis CNG maupun LNG sehingga ketersediaan gas di kawasan ini dapat terdukung dengan baik.

Baca Juga: Kementerian ESDM Gandeng Venezuela Sepakati MoU di Bidang Minyak dan Gas Bumi, Siap Akuisisi Blok Migas di Luar Negeri?

Kerja sama tersebut juga dilakukan untuk menguatkan peran PGN untk memperluas pemanfaatan gas bumi khususnya di Indonesia bagian timur.

Artinya, pengembangan tersebut tidak hanya terfokus pada Pulau Jawa maupun Pulau Sumatera.

Melainkan di Pulau Sulawesi juga sehingga efektif dalam menumbuhkan potensi ekonomi baru.

Baca Juga: Serap Investasi Sebesar Rp2,58 Triliun, Pembangunan SPAM di Jawa Timur Ini Dipantau Terkait Masalah Sosial

Terlebih potensi gas bumi di Kimong tercatat salah satu energi alternatif yang sangat rendah emisi.

Dilansir inNalar.com dari laman PT Pertamina, Ratih Esti Prihatini selaku Direktur Sales dan Operasi PGN berharap agar kerjasama antara PGN dengan Kimong ini dapat berjalan dengan lancar.

Keduanya memiliki potensi pasar yang cukup besar demi memenuhi kebutuhan industri ke depannya.

Baca Juga: Kuasai Aset Toka Tindung Senilai Rp12,67 Triliun, Tambang Emas di Sulawesi Utara Ini Lesatkan Kinerja Ekspor PT Archi Indonesia Tbk hingga 126 Persen

Hal ini disampaikan dalam acara penandatanganan pokok-pokok kerja sama PGN dan Kimong pada 18 Januari 2024 lalu.

Perusahaan ini bahkan telah berpengalaman dalam mengembangkan sebuah kawasan untuk memenuhhi ketersediaan gas.

PT PGN Tbk telah berhasil memasok gas bumi ke sekitar 2.600 industri. Tidak hanya itu, perusahaan tersebut juga sudah memasok energi tersebut hingga lebih dari 800.000 ribu rumah tangga.

Baca Juga: PT Archi Indonesia Raup Pendapatan Rp2,72 Triliun, Laba Bersih Penguasa Tambang Emas di Sulawesi Utara Ini Berbalik Terjun 25 Persen, Penyebabnya…

Sesuai dengan kajian pada tahap awal, pihak pengelola Kawasan Industri Mongondow memperkirakan bahwa terdapat potensi industri dengan kebutuhan gas mencapai 45 BBTUD (british thermal unit per day).

Nantinya PGN akan mengupayakan penyediaan gas tersebut dalam bentuk LNG atau Liquefied Natural Gas.

Adapun tujuannya adalahuntuk memenuhi kebutuhan energi yang dipakai di PT Kawasan Industri Mongondow.***

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]