Polusi Udara: Benarkah Salah Satu Penyebabnya adalah Cuaca? Begini Penjelasannya

inNalar.com – Sudah sekian dekade permasalahan mengenai polusi udara menjadi momok bagi para penduduk kota.

Banyaknya kendaraan bermotor dan padatnya area industrial di kota besar, kerap kali dijadikan contoh dari penyebab semakin memburuknya polusi udara.

Studi dan literatur yang membahas mengenai polusi udara tak jarang juga menyebutkan faktor lain yang dapat menyebabkan polusi udara semakin tak terkendali.

Baca Juga: Tak Bisa Ditemukan di Destinasi Wisata Lainnya, Goa di Sulawesi Selatan Ini Punya Terowongan Tembus Puncak

Dilansir dari website resmi DISLHK Kabupaten Badung, penyebab terjadinya polusi di udara sejatinya terbagi menjadi dua jenis, yakni berasal dari faktor alam dan faktor buatan manusia.

Faktor alamiah yang dimaksud disini berkaitan dengan adanya aktivitas gunung berapi yang mengeluarkan abu dan gas vulkanik, kebakaran hutan, serta kegiatan mikroorganisme.

Sementara itu, faktor buatan manusia antara lain proses pembakaran, penggalian dan pertambangan, proses pengolahan dan pemanasan, pembuangan limbah, proses pembangunan, dan sebagainya.

Baca Juga: Habis Dana Sebesar Rp 1,8 T, Apakah Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) 2023 di Jawa Barat Tepat Sasaran?

Lalu, benarkah cuaca yang panas juga dapat menjadi pemicu meningkatnya polusi udara?

Dikutip oleh inNalar.com dari laman ugm.ac.id, pengamat iklim dan lingkungan, Dr. Emilya Nurjani, S.Si., M.Si., menjabarkan bahwa udara di musim kemarau dengan curah hujan dan kecepatan angin yang rendah memang sedikit banyak memengaruhi tingkat polusi udara.

Emilya berpendapat, jika teori mengenai hal tersebut dapat dibenarkan sesuai dengan fakta di lapangan.

Baca Juga: 172Km dari Surabaya, Tegal Tebu Seluas 10 Ha di Ngawi Jawa Timur Bakal Ditekel Jadi Stadion Megah Standar FIFA

“Jika ada hujan maka gas hasil pembakaran akan larut dengan air dan diturunkan ke permukaan sehingga udara kembali bersih,” paparnya.

Namun meskipun demikian, Emilya menegaskan bahwa cuaca bukanlah satu-satunya penyebab polusi udara semakin meningkat.

Ada faktor lain yang juga bisa berpengaruh besar terhadap menurunnya kualitas udara di suatu daerah.

Aktivitas yang dilakukan oleh manusia pada saat menggunakan transportasi, melakukan kegiatan industri, hingga permasalahan sampah juga bisa menjadi faktor timbulnya persoalan ini.

Lantas bagaimanakah cara untuk mengatasi masalah polusi udara?

Salah satu solusi yang dapat ditawarkan untuk menangani problematika berkepanjangan ini adalah dengan perubahan gaya hidup pada masyarakat.

Misalnya penggunaan transportasi umum alih-alih kendaraan pribadi, menghindari pengolahan sampah dengan pembakaran, serta menanam pohon, bisa jadi cara yang baik untuk menyelesaikan permasalahan polusi udara yang ada.***

 

Rekomendasi