Polri Rilis Animasi Rekontruksi Pembunuhan Berencana Brigadir J, Ini Isyarat Terakhir Ajudan Ferdy Sambo

ferdy

inNalar.com – Polri merilis video animasi berisi rekontruksi kejadian berdarah pembunuhan berencana Brigadir J, dan terungakap ada isyarat terakhir ajudan Ferdy Sambo tersebut.

Mulanya tampak dari video animasi bahwa sebuah mobil yang berisi Brigadir J, PC, RR, RE, dan KM memasuki rumah Ferdy Sambo di Jalan Duren Tiga, kemudian semua turun.

Tampak ada KM memasuki rumah bersama PC yang kemudian langsung tidur, RE naik tangga menuju lantai atas, sementara Brigadir J ke halaman untuk menelpon atau komunikasi.

Video lalu menampakkan adegan FS, Yogi dan AR di dalam mobil, dan sampai di rumah Jalan Duren Tiga, terlihat kemudian Ferdy Sambo keluar dari kendaraannya.

Baca Juga: Baim Wong Tergerak Hatinya Bantu Anak SD yang Kutuan: Jangan Jadi Jijik

Sebagaimana dilansir inNalar.com dari video yang diunggah akun Instagram Warung Jurnalis @warungjurnalis pada Rabu, 31 Agustus 2022 Ferdy Sambo memgang pistol.

Sesaat kemudian pistol yang dipegang Ferdy Sambo jatuh, AR ingin mengambilnya namun dilarang, FS pun memungutnya sendiri, yang kemudian berjalan memasuki rumah.

Sesampainya Ferdy Sambo di dalam rumah, dirinya menyuruh RE dan KM turun dari lantai dua, lalu memerintah KM memanggil Brigadir J, kemudian keduanya masuk bersama, begitu juga RR.

Semua orang tersebut berkumpul di dalam rumah dekat dengan meja makan, Ferdy Sambo lalu mengatakan kepada Brigadir J bahwa dirinya tega sekali dan kurang ajar kepada FS.

Baca Juga: DPRD DKI Gelar Rapat Pemberhentian Anies Baswedan dan Ahmad Riza, ini Tanggal Pemberhentian dan Penyebabnya

Isyarat tangan Brigadir J terlihat menolak ungkapan Ferdy Sambo, saat itu juga FS mengatakan kepada RE tembak cepat. Maka RE melakukan perintah sebanyak 4 kali.

Saat itu isyarat tangan Brigadir J menolak, tetapi tembakan mengenai dada sebelah kanan, lalu peluru selanjutnya meluncur ke bagian lengan tangan hingga muka.

Brigadir J pun terjatuh tak berdaya bersimbah darah. Unggahan tersebut pun mendapat banyak tanggapan dari warganet, ada yang menulis komentar Polri tak murni lagi.

Saya lebih percaya CCTV, episodenya sering berubah-ubah, lalu dimana penyiksaannya? Harus ada Conan, pengacara Brigadir J selaku pihak korban saja diusir dari lokasi rekontruksi.

Baca Juga: Lirik Lagu Iki Uripku Milik Bayu Skak, Soundtrack Pertama Film Lara Ati Beserta Terjemahan Bahasa Indonesia

Bagaimana bisa percaya dengan animasi rekontruksi pembunuhan berencana Brigadir J ini? Saatnya bagi Polisi haters tampil ke panggung, motifnya bunga-bunga atau polkadot.

Apakah ini masuk dalam sinetron Indosiar? Masih janggal semoga ada titik terang, Bharada E saja mengatakan jika ketika dipanggil sudah ada keributan, beda jauh dengan animasi.

“Bharada E saja bilang kalau ketika dia dipanggil sudah ada keributan.. beda jauh dengan animasi ini,” tulis akun @alexander110420.***

Rekomendasi