

inNalar.com – PLTS atau memiliki kepanjangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya yang berada di Kabupaten Selayar yang terletak di Desa Parak Sulawesi Selatan.
Pembangunan PLTS Pembangkit Listrik Tenaga Surya sebagai peningkatan pemanfaatan energi hijau untuk mencapai target pada tahun 2060.
PLN Sulawesi Selatan telah telah mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya yang memiliki kapasitas hingga 1,3 MWb.
Pembangunan PLTS atau Pembangkit Listrik Tenaga Surya berada di luas lahan 1,46 hektar dengan dana anggaran sebesar Rp 39,5 miliar.
Bahkan peroperasian PLTS ini mampu menurunkan emisi karbon hingga mencapai 1400 ton CO2 setiap tahunnya.
Tidak hanya itu dari adanya peroperasian PLTS ini dapat menghemat biaya operasional hingga mencapai Rp 16,5 miliar setiap tahunnya.
Tentunya pembangun PLTS di Kabupaten Selayar Sulawesi Selatan ini memiliki dampak baik serta penghematan pengeluaran biaya.
Salah satu dmaapat baik dari adanya pengeporasian PLTS di Selayar Sulawesi Selatan adalah dapat mengurangi dari adanya penggunaan Bahan Bakar Minyak.
Penggunaan Bahan Bakar Minyak atau BBM difungsikan untuk para penduduk sebagai tenaga untuk genset.
Dari adanya pengeporeasial PLTS di Sulawesi Selatan ini dapat mempermudah aktivitas sehingga lebih efisien dalam melakukan perekonomian.
Tentunya penunjang dan pendorong ekonomi sangat diperlukan agar pertumbuhan perekonomian di daerah tersebut dapat maju dan tidak tertinggal dengan yang lainnya.
Dari adanya PLTS di Selayar Sulawesi Selatan ini menjadi inovasi dalam pengembangan sumber energi terbarukan.
Sumber energi yang didapatakan dari pengeoperasian PLTS ini yaitu dari sinar matahari yang oleh menjadi menjadi tenaga listrik.
Beban puncak yang dimiliki oleh PLTS di Selayar Sulawesi Selatan yaitu 6,4 megawatt sedangkan untuk energi cadangannya sendiri yakni sebesar 5,25 mega watt.
Total dari keseluruhan tenaga listrik di Selayar Sulawesi Selatan menggunakan PLTs ini mampu beroperasi hingga 11,65 megawatt.***