

inNalar.com – Kuwait merupakan salah satu negara kaya yang terletak di Teluk Persia dengan pendapatan per kapita yang tinggi, bersumber dari minyak dan gas alam.
Sesuai dengan pendapatannya, Kuwait mengusahakan kesejahteraan rakyatnya dengan menjamin listrik, pendidikan dan fasilitas lainnya yang gratis.
Namun, ibaratnya kebingungan terlampau kaya, Kuwait membuat mega proyek yang memindahkan laut ke atas gurun demi membahagiakan rakyatnya.
Megaproyek tersebut bernama Sabah Al-Ahmad Sea City, meskipun dengan investasi sebesar Rp76 triliun dan tahapan proyek yang panjang, hal ini tak menggugurkan tekad baiknya.
Transformasi Gurun demi Sabah Al-Ahmad Sea City
Dilansir dari YouTube Daftar Top, Sabah Al-Ahmad Sea City dimulai pada 2003, dengan tujuan menciptakan kota futuristik di tengah gurun.
Tidak seperti proyek reklamasi di Dubai yang membangun daratan di atas laut, Kuwait mengambil pendekatan sebaliknya, yaitu membawa air laut ke daratan.
Hingga kini, proyek tersebut telah menciptakan 84 km pantai buatan, dengan total panjang direncanakan lebih dari 200 km.
Kota tersebut dirancang untuk menampung 250.000 penduduk dan dilengkapi dengan marina, hotel mewah, resor, dan infrastruktur modern lainnya.
Teknologi di Balik Sabah Al-Ahmad Sea City
Membangun kota di atas gurun bukanlah tugas mudah. Tanah lunak di area tersebut tidak cukup stabil untuk menopang struktur berat.
Oleh karena itu, dilansir dari KISR Edu, sebanyak 74 juta meter kubik tanah digali, dipadatkan, dan digantikan dengan material baru.
Proyek ini juga melibatkan teknologi canggih, pertama, pengelolaan laguna, yaitu sistem aliran air laut yang stabil dirancang menggunakan model numerik oleh Kuwait Institute for Scientific Research.
Kedua, pemecah gelombang, yaitu untuk melindungi pantai buatan dari erosi, pemecah gelombang dibangun berdasarkan studi hidrodinamika laboratorium.
Terakhir, pembuatan pasir pantai, dilansir dari YouTube Daftar Top, prosesnya melalui teknik pencucian pasir lokal hingga menghasilkan pasir putih berkualitas dan memproduksi 4.000 ton pasir setiap hari.
Baca Juga: Proyek Kolonisasi Mars Makin Nyata! Elon Musk Bakal Kirim Manusia Ke Planet Merah 2 Tahun Lagi
Kemakmuran Negara Kuwait
Menurut YouTube Unix 3M, megaproyek Sabah Al-Ahmad Sea City diharapkan menjadi pendorong ekonomi dan pariwisata Kuwait, yang menarik wisatawan global dengan fasilitas kelas internasional.
Selain itu, proyek ini merupakan langkah strategis untuk mendiversifikasi ekonomi Kuwait yang pada mulanya terlalu bergantung pada minyak.
Dengan menarik investor asing, Kuwait dapat membangun sektor pariwisata sebagai alternatif pemasukan.
Namun, perlu diketahui bahwa proyek ini mencerminkan bagaimana kebijakan pemerintah menjamin hak-hak rakyatnya dengan serius.
Pasalnya, dilansir dari YouTube Daftar Top, bertahun-tahun warga Kuwait menikmati banyak fasilitas gratis dari pemerintah, seperti halnya program hadiah pernikahan senilai Rp3,6 miliar.
Kemudian, pendidikan gratis, layanan kesehatan terbaik, hingga subsidi penuh untuk listrik. Bahkan, harga bensin di Kuwait lebih murah daripada air mineral.
Perlu diketahui juga, sekitar 70% populasi Kuwait adalah ekspatriat sehingga negara ini multikultural dan dinamis. Namun, warga asli tetap diprioritaskan dengan berbagai tunjangan dan pinjaman tanpa bunga. *** (Gita Yulia)