

InNalar.com- Diketahui pada momen Idul Adha kemarin, Panji Gumilang mengisi khutbah shalat eid di Ponpes Al Zaytun yang didirikannya.
Terlihat dari video khutbah yang di unggah akun Al Zaytun Official, Panji Gumilang menyampaikan khutbahnya.
Dari video khutbah tersebut terlihat Panji Gumilang juga membacakan kutipan dari salah satu ayat Al Quran tepatnya pada surat Al Maidah ayat 47.
وَلْيَحْكُمْ أَهْلُ ٱلْإِنجِيلِ بِمَآ أَنزَلَ ٱللَّهُ فِيهِ وَمَن لَّمْ يَحْكُم بِمَآ أَنزَلَ ٱللَّهُ فَأُو۟لَٰٓئِكَ هُمُ ٱلْفَٰسِقُونَ
Baca Juga: Siapa Sangka Ternyata 3 Tumbuhan Ini Bisa Sembuhkan Diabetes Melitus dengan Mudah, Buat Ramuannya Sekarang!.
Nah diketahui Panji Gumilang menyebut-nyebut dirinya sebagai syekh, namun kenyataannya dalam membaca Al Quran terdapat kesalahan yang sangat fatal.
Dari laman Youtube @Tasik Ngaji, Narasumbernya mengatakan bahwasanya bacaan Al Qur’an Panji Gumilang pada saat khutbah Idul Adha tersebut terdapat kesalahan.
Narasumber tersebut juga menerangkan mengenai makna yang terjadi apabila bacaan Al Qur’an itu terdapat kesalahan saat membaca.
Kesalahan tersebut tepat pada kata أَهْلُ ٱلْإِنجِيلِ, di mana yang seharusnya dibaca dhomah namun pada kata ahlul tersebut Panji Gumilang membacanya fathah.
Dan hal ini tentu akan berdampak fatal pada makna dari Al Qur’an tersebut.
Apabila dibaca ahlul injil, maka maknanya akan sesuai.
Baca Juga: Manfaat Bawang Putih Sebagai Obat Herbal Diabetes Melitus, Berikut Cara Raciknya yang Benar!
Namun apabila dibaca ahlal injil, maknanya akan berubah menjadi “wahai Muhammad ahlal injil terhadap ahlal injil”
Hal tersebut jelas sekali keliru ya readers!
Tidak hanya bacaan Al Quran-nya saja readers, ternyata yang lebih fatalnya Panji Gumilang menafsirkan ayat tersebut dengan asal-asalan.***
(Siti Melani Hari Rahmawati)
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi