Pilu! Seorang Ibu Meninggal setelah 8 Kali Caesar, Dokter Jelaskan Risiko Operasi Berlebih Bisa Sebabkan Ini

inNalar.com – Baru-baru ini viral seorang wanita dinyatakan meninggal setelah 8 kali caesar, berikut risiko dan anjuran maksimal operasi tersebut.

Sebelumnya, seorang ibu meninggal karena 8 kali caesar telah diunggah pada akun TikTok @hakakiela.

“Wanita yang hebat, Al-Fatihah untuk arwah, semoga ditempatkan bersama orang-orang beriman,” tulis unggahan TikTok @hakakiela.

Pada unggahannya diketahui bahwa seorang ibu tersebut meninggal setelah operasi caesar untuk anak ke-10 di salah satu rumah sakit Malaysia.

Baca Juga: Hati-hati! Karena Perbuatan Sepele Ini Bisa Tutup Rahmat Allah, Gus Baha: Dipermalukan Setan, Meski Sholeh

Meskipun ibu tersebut tidak selamat setelah operasi caesar, anaknya berhasil lahir dengan sehat.

Lantas bagaimana fakta sebenarnya mengenai operasi caesar yang baik? Simak ulasannya di bawah ini.

Maksimal operasi caesar

Dilansir berbagai sumber, operasi caesar banyak dipilih karena berbagai alasan, dari menghindari rasa sakit berlebih hingga demi keamanan ibu dan anak.

Walaupun begitu, faktanya operasi caesar memiliki banyak risiko apalagi jika dilakukan beberapa kali.

Baca Juga: Intip Profil Lionel Messi dengan Karir Sepak Bola dan Raihan Gelar Individunya yang Bikin Melongo

Dikutip American College of Obstetricians and Gynecologist, maksimal operasi caesar rekomendasi dokter untuk pasien adalah tiga atau empat kali.

Kendati ada beberapa kasus, dimana ibu hamil tidak berpengaruh setelah enam kali operasi caesar.

Selanjutnya, pembatasan rekomendasi operasi caesar sendiri, dilakukan agar terhindar dari berbagai risiko kompilasi yang bisa dialami ibu hamil, seperti berikut ini.

Baca Juga: Ramalan Zodiak Gemini Hari Ini Jumat, 16 Desember 2022: Apakah Sudah Nasib Menjadi Hari Pengorbanan?

Risiko operasi caesar berlebihan

1. Pelengketan organ sekitar rahim

Dilansir akun Instagram dr. Steven, SpOG spesialis Kandungan di Batam Center, menjelaskan jika operasi caesar sering dilakukan, jaringan parut (luka pada organ rahim) akan meningkat dan membuat rahim lengket. Hal itu berakibat melahirkan lebih sulit. 

2. Pelengketan antara plasenta dan rahim

Masalah plasenta juga akan dialami saat operasi caesar sering dilakukan.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini, Jumat 16 Desember 2022 BMKG: Pagi Berawan, Siang Cerah Berawan

Seperti masalah plasenta akreta, yang mana letaknya terlalu dalam di dinding rahim, Membuat pendarahan saat melahirkan.

3. Rahim robek

Risiko lainnya ialah, rahim robek yang mana disebabkan rahim yang telah tipis dan tidak elastis dulu.***

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]