

inNalar.com– Dalam Ceramah Ustadz Abdullah Zaen Lc. M.A beliau bertanya pada para jama’ah nya.
Mana yang lebih baik masuk surga dipaksa atau masuk neraka sukarela?
Beliau menjawab lebih baik masuk surga dipaksa daripada masuk neraka sukarela. Namun lebih baik tentunya jika masuk surga sukarela.
Pada kenyataan nya memang banyak orang yang masuk surga pun harus dipaksa.
Rasullulah Saw pernah bersabda
عجب الله في بعض قوم يذخلون جنة في سلاسل
Allah SWT terkejut dengan sebagian orang yang masuk surga dengan dipaksa.
Ustadz Abdullah Zaen pernah bercerita tentang kisah nyata tentang seseorang yang sedang melakukan perjalanan dari suatu kota ke kota yang lain.
Orang ini jarang sekali mengaji bahkan mengikuti pengajian.
Saat diperjalanan ia berkehendak untuk sholat maghrib di suatu masjid.
Setelah selesai sholat tiba tiba banyak orang yang duduk mengerumuninya, sampai ia tidak bisa keluar.
Ternyata saat itu diadakan kajian rutin. Ia yang sudah berada di tengah tengah tidak bisa keluar. Akhirnya terpaksa duduk di pengajian tersebut sampai selesai.
Baca Juga: Netizen Ngamuk! Lagu Anak-anak Malaysia sangat Mirip Lagu Halo-Halo Bandung! Netizen: Inimah Jiplak!
Namun tanpa disadari orang ini pun ketagihan untuk ikut hadir dalam kajian kembali.
Begitulah bukti kasih sayang Allah SWT menjebak seseorang dalam kebaikan.
Sebagian orang pada kenyataanya melawan ketika terjebak dalam kebaikan. Seharusnya jika kita terjebak dalam keburukan, kita harus melawan dan menolak nya.
Rasulullah SAW bersabda
فمن كره فقد فارغ
“Siapa yang benci dari kemungkaran sesungguhnya ia sudah terbebas.”
Jangan menikmati keadaan ketika kita terjebak dalam lingkungan maksiat atau keburukan.
“Saat kita benci keburukan dan kemungkaran apalagi mengingkarinya maka kita akan selamat, Kalau terjebak keburukan jangan pasrah, misalnya macet dalam keburukan ya jangan menikmati,” ucap Ustad Abdullah Zaen.
“Masuk surga harus dipaksa, sukur-sukur bisa masuk surga dengan sukarela,” tutup Ustadz Abdullah Zaen Lc M.A.***