

InNalar.com – Perumda Air Minum Tirta Mangutama Kabupaten Badung, Bali telah memulai pembangunan kantor baru di Desa Kapal, Kecamatan Mengwi.
Pada Kamis, 20 September 2024, Bupati Badung Nyoman Giri Prasta meaksanakan upacara peletakan batu pertama dan Mendem Dasar untuk proyek senilai Rp 25 miliar ini.
Acara tersebut juga dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk perwakilan DPRD Badung Made Suwardana, Pj. Sekda Badung Ida Bagus Surya Suamba, Asisten I Ida Bagus Ardjana, dan perwakilan Kejari Badung.
Selain itu, turut hadir Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Mangutama Wayan Suyasa, Direktur Teknik Made Suarsa, Direktur Umum Made Sugita, serta para karyawan Perumda yang saat ini masih berkantor di Jalan Bedahulu Denpasar.
Ida Pedanda dari Geria Lebah, Abiansemal Badung, memimpin upacara Mendem Dasar yang dilaksanakan di beberapa titik.
Bupati Giri Prasta melakukan Mendem Dasar di pelinggih Padmasana yang berada di timur laut.
Selain itu, air dari berbagai sumber di Badung, termasuk 32 sumur, 12 mata air, dan 2 pengolahan, disatukan di kantor baru yang memiliki luas lahan 59 are dan luas bangunan 37,8 are.
Wayan Suyasa menyatakan bahwa acara ini juga menjadi momen peletakan batu pertama.
Saat ini, kantor Perumda Air Minum berada di Jalan Bedahulu Denpasar, namun sesuai dengan perda, kantor harus berlokasi di wilayah Badung, sehingga pembangunan dilakukan di Desa Kapal.
Bangunan baru ini dirancang dengan ukuran yang besar untuk memenuhi kebutuhan pelayanan yang terus berkembang pesat.
Baca Juga: Diaminkan DPRD, Pemprov Kalimantan Barat Siap Jadi ‘Bidan’ Atas Lahirnya 3 Provinsi Baru!
Suyasa menjelaskan bahwa fasilitas ini akan memberikan ruang yang memadai dan kenyamanan, sehingga pelayanan kepada masyarakat bisa lebih optimal.
Selain itu, kantor ini juga akan difungsikan sebagai tempat pendidikan dan pelatihan (diklat) untuk internal Perumda, Perumda se-Bali, dan skala nasional, serta berbagai kegiatan lainnya.
Suyasa menargetkan penyelesaian pembangunan pada Desember 2024 dengan anggaran awal Rp 31 miliar yang kemudian hasil lelang menjadi Rp 25 miliar.
Dia memastikan bahwa pembangunan ini akan terus berlanjut tanpa mengurangi kualitas pelayanan.
Dana yang dialokasikan untuk pembangunan hanya sebagian, sementara sisanya diinvestasikan untuk pelayanan.
Proses pindah ke kantor baru akan dimulai pada awal tahun 2025 secara bertahap.
Suyasa menyebutkan bahwa bagian yang bisa segera pindah akan langsung pindah, sementara bagian IT mungkin akan menjadi yang terakhir karena terkait dengan pelayanan.
Namun, pada tahun 2025, dia memastikan bahwa seluruh operasional Perumda Air Minum Tirta Mangutama sudah akan berpusat di gedung baru tersebut.
Dalam sambutannya, Bupati Badung Nyoman Giri Prasta mengingatkan Perumda Air Minum Tirta Mangutama Badung untuk dapat mencegah banjir saat musim hujan dan kekurangan air saat musim kemarau.
Menurutnya, air adalah kebutuhan utama setelah udara. Saat ini, eksisting air minum di Badung mencapai 750 liter per detik.
Selain itu, Perumda sudah bisa mengolah air baku hingga 250 liter per detik. Dengan tambahan alokasi air 500 liter per detik dari bendungan Sidan, total eksisting air akan menjadi 1.500 liter per detik dalam waktu dekat.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi