Pertama di Kalimantan, Tol Panjang Penghubung Balikpapan-Samarinda Ini Punya Terowongan Khusus Lintas Hewan

inNalar.com – Tol yang menghubungkan Kota Samarinda dan Balikpapan merupakan tol pertama yang dibangun di Kalimantan Timur.

Dengan menghabiskan dana sebesar 9,9 triliun Rupiah, rupanya tol dengan panjang 99,35 km ini menjadi tol terpanjang di Pulau Borneo.

Nantinya, tol ini digunakan sebagai pusat koneksi seluruh daerah di Kalimantan Timur agar terhubung dengan ibukota Indonesia yang baru, yaitu IKN.

Baca Juga: 23 Km dari Yogyakarta, Pasar Tradisional di Surakarta Ini Namanya Berasal dari Suara Kereta Api!

Namun ada hal menarik yang dilakukan oleh pemerintah dalam proses pembuatan tol dengan lima seksi pembangunan ini.

Ternyata, jalan ini juga akan didesain khusus sehingga memiliki terowongan agar hewan-hewan bisa melintas.

Dilansir inNalar.com dari indonesia.go.id, pembuatan tol di seksi 2 direncanakan memiliki terowongan khusus yang bisa digunakan hewan untuk berlalu-lalang.

Baca Juga: Berdiri 2 Tahun di Tengah Hutan, Warung Kopi di Jombang Jawa Timur Ini Tak Pernah Gagal Datangkan Pengunjung

Pembuatan desain ini dilakukan karena banyaknya hewan-hewan liar yang kerap melewati jalan yang dibuat tepat di kawasan Bukit Raya Soeharto dan Hutan Lindung Sungai Wain.

Hutan lindung di Kalimantan Timur itu tentunya menyimpan kekayaan fauna, sehingga pemerintah mengantisipasi kejadian di mana hewan akan melewati jalan tol.

Meski begitu, masih belum diketahui bagaimana desain dari terowongan yang khusus dibuat untuk monyet, beruang madu, kijang, dan hewan lainnya ini.

Baca Juga: Jadi Pusat Oleh-oleh Legendaris di Semarang, Pasar Tradisional Ini Pernah Jadi yang Terbesar se-Asia Tenggara?

Walaupun melewati kawasan hutan lindung, kemungkinan besar terowongan tersebut tidak akan dibuka untuk tempat wisata karena lokasinya yang berada di jalan tol.

Proyek ini sebelumnya juga telah direalisasikan di tol Pekanbaru-Dumai yang membuat terowongan gajah.

Hal tersebut dilakukan untuk mencegah hewan-hewan liar, terutama yang berperawakan besar agar tidak melintas dan membahayakan pengendara di tol serta mereka sendiri.

Selain memiliki terowongan hewan, tol terpanjang di Kalimantan Timur ini juga menyediakan jembatan 9 buah, underpass 2 buah, rest area 2 buah, dan jembatan penyebrangan 2 buah.

Peresmian untuk seksi II, III, dan IV tol Samarinda-Balikpapan sendiri telah dilakukan oleh Presiden pada 2019 lalu.

Tol ini juga menjadi pendongkrak ekonomi daerah dengan menghemat biaya logistik antar kota yang tadinya 3 jam menjadi 1 jam saja.***

Rekomendasi