Pertama di Kalimantan Timur, Pemerintah Berencana untuk Bangun Pulau Buatan di Pulau Borneo, Ternyata ….

inNalar.com – Presiden Indonesia Joko Widodo mengumumkan rencana pemindahan ibu kota Indonesia ke luar Jawa pada pertengahan tahun 2019.

Lokasinya sendiri diketahui meliputi sebagian besar wilayah administrasi Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara di Kalimantan Timur.

Dilansir inNalar.com dari djkn.kemenkeu.go.id, perpindahan Ibu Kota Negara dilakukan untuk membuat tata kelola wilayah Ibu Kota yang lebih baik.

Baca Juga: Termewah dan Tertinggi se-Kaltim, Hunian Megah Ini Punya Nilai Investasi Sebesar Rp2 Triliun

Hal ini termasuk mewujudkan kehidupan bernegara yang lebih baik melalui 8 prinsip pembangunan yang dapat memajukan ekonomi untuk negara.

Untuk membangun ibukota yang baik, pemerintah Indonesia melakukan penelitian dengan menggunakan beberapa referensi pemindahan ibukota yang pernah dilakukan oleh beberapa negara.

Salah satunya adalah Korea Selatan yang pernah sepakat untuk memperkuat kerja sama dalam pembangunan ibukota Indonesia yang baru.

Baca Juga: Aneh tapi Unik, Pemuda Jomblo Desa di Jambi Ini Berbondong-bondong Cari Jodoh di Pinggir Ladang, Kok Bisa?

Dalam hal ini, pemerintah Indonesia diduga memasukan Kota Sejong ke dalam referensi untuk penataan ibukota yang baru.

Diketahui, pemindahan ibukota dari Seoul ke Kota Sejong sendiri telah digagas sejak tahun 2003 dan baru terealisasikan pada 2 Juli 2012.

Memiliki lokasi yang strategis, Kota Sejong memberikan contoh sebagai smart city di mana memiliki lima pulau buatan.

Baca Juga: Termahal di Kalimantan Timur, Jembatan dengan Investasi 15,53 Triliun Ini Membentang di Atas Teluk

Setiap pulau buatan yang ada di kota ini memiliki kegunaannya masing-masing, seperti misalnya Festival Island yang menjadi lokasi untuk festival.

Pembuatan pulau buatan ini bisa menjadi salah satu referensi untuk pembangunan IKN yang berlokasi di Kalimantan Timur.

Setidaknya, pulau buatan sendiri tidak menyimpang dari target IKN yang berkeinginan untuk menjadi kota yang inklusif, hijau, dan berkelanjutan.

Bila pembuatan pulau buatan terealisasikan, maka Kalimantan Timur akan memiliki pulau buatan pertama di Pulau Borneo.

Meski begitu, pembangunan pulau buatan ini masih terbilang menjadi rencana yang sangat jauh di masa depan nantinya.

Pelaksanaan pembangunannya Ibu Kota Nusantara sendiri direncanakan akan berlangsung dari tahun 2022 hingga 2045 melalui 5 tahapan.

Proyek pembangunan ibukota ini merupakan mega proyek dengan membangun kebutuhan pendanaan yang diperkirakan bisa melebihi 466 triliun Rupiah.***

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]