Pertama di Dunia! Tol di Jawa Tengah Ini Kokoh Meski Dibangun Tanpa Semen, Cukup Modal Batang Bambu


inNalar.com –
Setelah peresmiannya pada Sabtu, 25 Februari 2023, tol di Jawa Tengah yang sering disebut tol Semarang-Demak menjadi perbincangan publik.

Sontak kabar peresmian tol Semarang-Demak yang berada di Jawa tengah tersebut tersebar sampai ke penjuru dunia.

Bagaimana tidak, tol Semarang-Demak yang berada di provinsi Jawa Tengah tersebut dibangun dengan menggunakan bahan yang tidak biasa.

Diketahui, tol Semarang-Demak yang ada di Jawa Tengah itu dibangun dengan menggunakan bambu sebagai penopangnya.

Baca Juga: Malang dan Jember Auto Insecure, Mall di Surabaya Ini Jadi Termewah di Jawa Timur: Punya Apartemen Sendiri

Pada dasarnya jalan tol konvensional ibarat jembatan panjang perlu ditopang oleh banyak tiang pancang berupa beton.

Namun berbeda dengan tol Semarang-Demak, tol yang berada provinsi Jawa Tengah itu hanya bermodalkan bambu agar bisa mengapung di perairan Semarang hingga Demak.

Publik pun dibuat bertanya-tanya, siapa kira-kira penggagas tol Semarang-Demak tersebut.

Menurut beberapa sumber, tol yang berada di Provinsi Jawa Tengah tersebut digagas oleh Insinyur asal ITB, yaitu Insinyur Andi Kurnia Kartawiria.

Baca Juga: Termewah dan Terluas se-Jawa Timur, 5 Mall di Surabaya Ini Buat Pengunjung Harus Bawa Gmaps saat Keluar

Dalam wawancaranya, Ir Andi Kurnia Kartawiria mengungkapkan bahwa tujuan penggunaan bambu dalam pembangunan tol Semarang-Demak adalah untuk mengatasi mengatasi kondisi tanah lembek alias dari soft soil di daerah itu.

Tanpa adanya bambu, jutaan truk tanah timbunan di era itu tak akan mempan dan akan sia-sia dari segi konstruksi.

Diketahui bambu yang digunakan untuk pembangunan jalan tol Semarang-Demak tersebut ditaksir mencapai 10 juta batang bambu.

Nyatanya proyekt tol laut yang bermateras bambu tersebut juga membutuhkan klasifikasi tertentu untuk setiap batangnya sesuai keterangan si penemu konstruksi.

Baca Juga: Kapan 1 Muharram 1445 H? Kilas Balik Akhir Tahun Islam: dari Invasi Jenin Hingga Polemik Ponpes Al Zaytun

Setidaknya bambu yang akan digunakan dalam pembangunan tol Semarang-Demak haruslah yang sudah berusia 3 tahun dengan diameter rata-rata yakni 10 cm.

Pemanfaatan bambu sebagai struktur jalan tol Semarang-Demak tersebut digadang-gadang akan menjadi yang pertama di Indonesia.

Selain keunikannya yang dibangun dengan bambu sebagai bahan dasarnya, tol laut Semarang-Demak juga ditaksir telah menelan anggaran sebesar 15,3 triliun.***

Rekomendasi