

inNalar.com – Situasi jelang Persija Jakarta vs Persebaya di ajang BRI Liga 1 2022 cukup mengkhawatirkan bagi Macan Kemayoran jika melihat rekor pertemuan kedua tim.
Secara rekor pertemuan sebelum laga Persija Jakarta vs Persebaya besok, Macan Kemayoran sama sekali tidak diunggulkan.
Macan Kemayoran tercatat mempunyai rekor pertemuan yang buruk apabila berjumpa dengan Persebaya, baik laga tandang maupun kandang.
Baca Juga: Hukum Kredit Motor dalam Pandangan Gus Baha, Muslim Wajib Tahu Hal Ini Agar Terhindar Dosa Riba
Pertandingan Persija Jakarta vs Persebaya di BRI Liga 1 2022 yang digelar hari Jumat besok menjadi kesempatan Macan Kemayoran memperbaiki rekor pertemuan.
Laga antara Persija Jakarta vs Persebaya kali ini digelar di Stadion Maguwoharjo melalui sistem buble sesuai regulasi BRI Liga 1 2022 yang sekarang.
Seperti halnya tahun lalu, meski tanpa penonton tapi Persija Jakarta tercatat dalam rekor pertemuan belum bisa mengalahkan Persebaya.
Baca Juga: 5 Spiderman Utama di Trailer Spider-Man: Across the Spider Verse, Salah Satunya sedang Hamil
Kondisi menariknya bahwa Persebaya saat ini masih dilatih oleh Aji Santoso sedangkan Persija Jakarta sudah berganti nahkoda baru.
Data dari rekor pertemuan Persija Jakarta vs Persebaya dihimpun mulai tahun 2018, tepat saat tim kebanggan Bonek itu promosi ke Liga 1.
Catatan rekor pertemuan Persija Jakarta vs Persebaya
Tercatat selama gelaran Liga 1 kedua tim yang akan bertanding ini telah berjumpa dalam 6 pertemuan.
1). 14 Februari 2022: Persebaya 3-3 Persija Jakarta
2). 26 Oktober 2021: Persija Jakarta 0-1 Persebaya
3). 17 Desember 2019: Persija Jakarta 1-2 Persebaya
4). 24 Agustus 2019: Persebaya 1-1 Persija Jakarta
5). 04 November 2018: Persebaya 3-0 Persija Jakarta
6). 26 Juni 2018: Persija Jakarta 1-1 Persebaya
Melihat rekor pertemuan tersebut, jelas bahwa anak asuh Aji Santoso bisa dikatakan lebih superior berdasarkan catatan di atas kertas.
Selain rekor pertemuan selama Liga 1, sebenarnya Persija Jakarta juga sempat dibantai 4-1 oleh Persebaya, namun sifatnya turnamen pramusim saat itu tepatnya 20 Februari 2020.
Namun Thomas Doll tak akan membuat anak asuhnya ternoda lagi pasca kekalahan melawan PSIS kemarin.
Catatan baiknya bahwa pelatih asal Jerman ini pernah mematahkan mitos Persija Jakarta tidak menang di Kanjuruhan melawan Arema FC.
Laga melawan Persebaya besok bisa jadi pembuktian Thomas Doll untuk memutus rentetan hasil buruk pertemuan Macan Kemayoran dengan Bajul Ijo. ***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi