

inNalar.com – Persebaya harus tersingkir dari turnamen Piala Presiden 2022 setelah pada Senin malam harus mengakui keunggulan Bali United.
Berada di grup neraka, Persebaya hanya mampu menjadi juri kunci pada gelaran turnamen kali ini. Mereka kalah bersaing dengan Persib, Bhayangkara FC dan Bali United.
Pasca kekalahan semalam, skuad Persebaya akan memulai Kembali rencana program mereka untuk menggelar training center (TC) di Jogja.
Baca Juga: Nakes Wanita Curhat Pasang Kateter Urin ke Pasien Cakep, Unisa Jogja dan RSUD Wonosari Angkat Bicara
Melihat performanya selama babak penyisihan grup Piala Presiden 2022, memang Persebaya bisa dikatakan masih jauh dari harapan.
Tercatat selama Piala Presiden 2022, skuad Bajul Ijo tidak mampu meraih satu pun kemenangan. Mereka harus takluk dari Persib dan Bali United.
Sementara saat menghadapi Bhayangkara FC, mereka dipaksa untuk meraih hasil imbang di menit akhir, situasi yang menjadi masalah bagi Persebaya sejak musim lalu.
Baca Juga: Tingkah Konyol Bocah Memanjat CCTV Masjid Lalu Meringis, Warganet: Tokek Jaman Now
Berdasarkan catatan gol, Persebaya hanya mampu mencetak dua gol sedangkan pertahanan mereka harus dibobol sebanyak lima kali secara keseluruhan.
Dilansir inNalar.com dari situs resmi Persebaya, Aji Santoso selaku nahkoda musim ini mengatakan bahwa timnya mendapatkan banyak pelajaran atas kegagalan di Piala Presiden 2022.
Aji mengungkapkan jika selama turnamen ini di puas karena bisa menjajal komposisi tim yang ada saat ini, dengan begitu maka kekurangan dan kelebihan sudah terlihat.
Baca Juga: Heboh, Video Pasutri Melihat Sosok Putih di Rumah Kosong Mendiang Orang Tuanya. Warganet: Ajak Ngopi
“Saya bisa melihat potensi besar dari tim ini, saat laga terakhir melawan Bali United kemarin kami bisa melihat beberapa pemain muda dan calon debutan di Liga 1 nanti,” kata Aji Santoso.
Salah satu pemain muda Persebaya yang berposisi sebagai bek kanan, Arief Catur menjadi salah satu debutan yang cukup menjanjikan kedepan.
Saat laga melawan Bali United, dia mampu bermain selama 90 menit. Kedepannya, Arif bisa menjadi pelapis yang sepadan untuk posisi bek kanan.
Disamping itu Aji juga menjelaskan jika kekuatan Persebaya sejauh ini belum mencapai seratus persen, masih ada yang harus dibenahi terutama kondisi fisik.
Baca Juga: Topik Khutbah Jumat Singkat Menarik Kondisi Jelang Hari Raya Idul Adha, Tema: Fikih Kurban
“Saya menilai kondisi tim saya saat ini berada di 50 – 60 persen, terutama dalam kondisi fisik pemain. Karena itu kami akan menggelar pemusatan Latihan menuju Liga 1,” ucapnya.
Pemusatan Latihan tim Persebaya akan digelar di Yogyakarta mulai tanggal 24 Juni 2022 mendatang. Pemusatan latihan ini direncanakan akan berlangsung selama dua pekan.
Persebaya perlu segera meramu tim terbaiknya untuk mendapatkan hasil yang positif di Liga 1 musim 2022/2023 Juli mendatang.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi