Pernah Jadi Kandidat Lokasi Pildun U-20, Stadion di Makassar Senilai Rp100 Miliar Mangkrak Selama 12 Tahun

inNalar.com – Stadion Barombong merupakan sebuah stadion megah yang terletak di pesisir wilayah Barombong, 12 km dari titik nol di Kota Makassar, tepatnya di Kecamatan Tamalate.

Stadion Barombong ini merupakan stadion bertaraf internasional dan memiliki potensi yang besar untuk menjadi ajang pertandingan olahraga sepak bola maupun olahraga lainnya.

Lokasinya yang berada di pesisir pantai ini memberikan keunikan serta keistimewaan dari bangunan perhelatan olahraga ini.

Baca Juga: Gerus Dana Rp44,8 Miliar! Bendungan di Aceh Justru Bikin Petani Rugi Hingga Rp250 Miliar, Kok Bisa?

Selain itu, lokasi ini menyuguhkan pemandangan pantai yang menambah kemegahan dan keunikan dari Stadion Barombong ini

Lahan yang digunakan dalam pembangunan Stadion ini merupakan lahan milik PT Gowa Makassar Tourism Development (GMTD) dengan luas 3,35 hektar

Stadion megah ini seharusnya dapat menjadi kebanggaan masyarakat Makassar, namun sayangnya bangunan megah ini telah terhenti pengerjaannya alias mangkrak selama 12 tahun.

Baca Juga: Pasar Tanah Abang Jakarta Sepi Pembeli, Menteri UKM Kunjungi Tanah Abang, Benarkah TikTok Shop Bakal Dihapus?

Sempat direncanakan sebagai tuan rumah dalam penyelenggaraan Piala Dunia U-20, namun sampai saat ini pembangunan Stadion Barombong masih belum berjalan lagi.

Biaya pembangunan yang telah dikeluarkan untuk konstruksi pengerjaannya pun sangat fantastis yakni mencapai Rp100 miliar.

Stadion Barombong ini dibangun pada tahun 2011 dan memiliki target rampung pada tahun 2018 dengan progresnya pada saat itu sudah mencapai 60 persen.

Baca Juga: 32 Tahun Beroperasi, Gerai Burger Terkenal Ini Bakal Buka Cabang Pertama di Kalimantan Utara, Lokasinya di…

Namun ditengah proses pembangunan bangunan, terjadi insiden berupa robohnya gedung lantai dua tribun selatan di tahun 2017.

Setelah itu pengerjaan tetap dijalankan hingga di tahun 2019 pemprov setempat menyatakan bahwa proyek pembangunan Stadion Barombong ini telah menghabiskan biaya hingga ratusan miliar dan terpaksa harus diberhentikan.

Tak hanya itu beberapa masalah pun dinilai cukup membelit pembangunan stadion megah ini, dan sampai saat ini bangunan Stadion Barombong itu belum juga dilanjutkan.

Baca Juga: Mitos Tak Biasa di Gunung Pegat Wonogiri, Pengantin Baru Tak Boleh Lewat Kecuali Lakukan Hal Ini

Dilansir inNalar.com dari laman BPK RI Sulsel, BPKP Sulsel mengungkap jika dirinya meminta pada pemerintah Provinsi Sulsel agar segera menyelesaikan persoalan lahan seluas 3,35 hektar yang masih berstatus hibah dari PT GMTD Tbk, dan belum resmi menjadi milik pemerintah.

Dalam hal tersebut sudah dipastikan salah satu alasan mangkraknya bangunan ini adalah status lahan yang berkaitan dengan kepemilikan dan juga legalitas lahan yang digunakan untuk pembangunan gedung ini.

Selain itu kendala dalam pembangunan stadion ini terletak pada struktur bangunan dalam stadion yang dinilai lemah, dan akan beresiko pada saat pengerjaannya maupun untuk keberlanjutannya.

Baca Juga: Namanya Unik, Inilah Makna Dibalik Nama Kereta Cepat Jakarta-Bandung ‘WHOOSH’, Sarat Akan Filosofi?

Stadion ini seharusnya menjadi gedung olahraga yang dapat mencapai tingkat Internasional dengan berkapasitas mencapai 40 ribu orang.

Hingga saat ini para masyarakat yang berada di Kota Makassar masih sangat mengharapkan dilanjutkannya gedung olahraga ini.

Para masyarakat percaya jika Pembangunan Stadion ini dilanjutkan, suatu saat nanti Stadion Barombong akan menjadi sebuah pusat penyelenggaran olahraga yang membanggakan.

Baca Juga: Bergaji Rp7,5 Juta Hingga Rp10 Juta, 250 Fresh Graduate Direkrut Kominfo untuk Bertugas Perangi Hoax

Tak hanya sebagai tempat penyelenggaraan olahraga namun juga dapat menjadi destinasi wisata yang akan mengesankan bagi warga Makassar.***

 

Rekomendasi