Perempuan Penderita Diabetes Melitus Tidak Boleh Hamil? Begini Faktanya

inNalar.com – Mungkin banyak dari kalian yang sudah tidak asing dengan penyakit Diabetes Melitus.

Diabetes Melitus adalah suatu penyakit yang erat kaitanya dengan kadar gula darah yang tinggi.

Jaman sekarang, penyakit Diabetes Melitus tidak selalu menyerang seseorang yang usianya lebih dari 40 tahun keatas.

Baca Juga: Mengejutkan! Serum Wajah dari Skymore Dicampur Ajinomoto, Bisa Bikin Wajah Glowing Merata

Banyak cerita anak muda yang sudah terkena Diabetes Melitus dan harus rutin menyuntikkan Insulin ke tubuhnya karena gaya hidup yang tidak sehat sebelumnya.

Hal ini juga bisa terlihat dari peningkatan angka Diabetes Melitus di Indonesia yang terus meningkat hingga 10 persen.

Makin naiknya angka penyakit Diabetes Melitus di Indonesia ini tentu disebabkan oleh gaya hidup masa kini yang cenderung tidak sehat yang mana semakin banyak jajanan yang mengandung banyak gula.

Baca Juga: Threads, Aplikasi Bawaan Instagram Besutan Meta yang Menjadi Rival Baru untuk Twitter

Berbicara soal Diabetes Melitus, banyak berbegai mitos mengenai Diabetes Melitus yang beredar luas.

Salah satunya adalah mengenai perempuan yang terdiaknosis penyakit Diabetes Melitus sebaiknya tidak hamil.

Hal tersebut mungkin beredar karena adanya Diabetes yang terjadi pada saat kehamilan dan tidak memiliki penyakit Diabetes Melitus sebelum hamil atau bisa disebut dengan Gestational Diabetes.

Baca Juga: Tahukah Kamu, Sering Buang Air Kecil Jadi Tanda Awal Terkena Diabetes Melitus

Nah, apalagi jika telah memiliki riwayat Diabetes Melitus sebelum kehamilan. Hal tersebut akan dianggap memperparah kadar gula dalam darah.

Faktanya, terjadinya Gestational Diabetes itu bisa terjadi karena usia lebih tua saat hamil, kenaikan berat badan berlebih pada trisemester akhir, riwayat keluarga dengan penyakit Diabetes Melitus.

Sementara, untuk perempuan yang terdiaknosis Diabetes Melitus sebenarnya tetap bisa mengandung dan melahirkan bayi yang sehat.

Meskipun begitu, tetap ada treatment yang berbeda bagi ibu hamil yang telah memiliki Diabetes Melitus dari sebelum hamil.

Caranya melakukan pola diet atau pengaturan makanan dan melakukan aktifikas fisik atau olahraga secara teratur.

Selain itu, ibu hamil yang telah memiliki Diabetes Melitus dari sebelum hamil juga harus secara rutin periksa ke dokter dan mengonsumsi obat atau suntik insulin jika diperlukan sesuai dengan arahan dokter.***(Alfina Indira)

 

Rekomendasi