Perdagangan Sahamnya Disuspensi Sementara, Laba Bersih PT Kapuas Prima Coal Tbk (ZINC) Mengalami Kemerosotan

inNalar.com – PT Bursa Efek Indonesia atau BEI melakukan suspensi atau penghentian sementara perdagangan saham PT Kapuas Prima Coal Tbk atau ZINC.

Penghentian sementara perdagangan saham ZINC tersebut dimulai pada perdagangan sesi satu, 21 Desember 2023 lalu.

Kabar tersebut diumumkan oleh BEI dalam siaran persnya di Jakarta, Desember 2023 lalu.

Baca Juga: Kebagian Rp17,38 M dari Program Dagang Karbon, Desa di Mahakam Ulu Kalimantan Timur Ini Siap Ikut Turunkan Emisi, tapi Tersendat karena…

Alasan penghentian sementara perdagangan saham ZINC tersebut disebabkan oleh penundaan pembayaran pokok obligasi I Kapuas Prima Coal tahun 2018 seri E dengan kode ZINCo1E.

Nominal obligasi pokok yang seharusnya di bayar oleh PT Kapuas Prima Coal Tbk adalah Rp23 miliar.

Terkait dengan hal tersebut dan dalam rangka menjaga perdagangan saham yang teratur, wajar dan efisien, maka BEI memutuskan untuk melakukan penghentian sementara perdagangan efek ZINC.

Baca Juga: Sedot Anggaran APBN 3 Periode, Jawa Timur Punya Pasar Induk Terbesar se-Indonesia di Kota Batu, Ternyata Begini Mewahnya

Selain itu, BEI juga meminta kepada seluruh pihak yang berkepentingan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh perusahaan.

Sebelumnya, Harjanto Widjaja selaku Direktur Utara ZINC pernah mengatakan bahwa kondisi perseroan memang sedang tidak baik dan mengalami kesulitan arus kas.

Sehingga, perusahaan tersebut lebih mengutamakan kelangsungan operasional perseroan.

Baca Juga: Investasi Rp14,7 Triliun, Kepulauan Riau Bakal Bangun Jembatan Terpanjang yang Gunakan Dana Pinjaman Asing, Kapan Digarap?

Dihentikan perdagangan sahamnya oleh BEI, diketahui jumlah laba bersih perseroan semakin merosot.

Bersumber dari laporan keuangan resminya, jumlah penjualan dan pendapatan perseroan ini mencapai Rp372 miliar.

Jumlah tersebut kemudian dikurangkan dengan beban pokok penjualan yang nominalnya sebesar Rp289 miliar.

Baca Juga: Gagal Bayar Utang Senilai Rp23 Miliar, Ternyata Segini Jumlah Aset PT Kapuas Prima Coal Tbk (ZINC)

Dari pengurangan tersebut, maka diketahui jumlah laba kotor perseroan sejumlah Rp82 miliar.

Jumlah tersebut dikurangkan kembali dengan berbagai beban termasuk pajak, maka diketahui laba bersihnya.

Pada triwulan III, diketahui jumlah laba bersih PT Kapuas Prima Coal Tbk mencapai Rp7 miliar.

Baca Juga: Siap Anggaran Rp9,56 Triliun, 2 Emiten Elit BUMN Ini Perdana Garap Infrastruktur Telekomunikasi di IKN Kalimantan Timur

Angka tersebut berada jauh dibawah jumlah laba bersih perusahaan pada tahun lalu di periode yang sama.

Diketahui besaran laba bersih perusahaan ini pada tahun 2022 mencapai Rp12,9 miliar.***

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]