Percaya Ilmu Petung, Wangsit, Pulung, Soeharto Hampir Selalu Kebal Ditembak Peluru: Sisi Mistik Presiden Kedua

inNalar.com – 32 tahun memimpin negeri ini, tentu saja tokoh Soeharto tidak pernah luput dari ingatan para warga Indonesia yang menyukai cara kepemimpinannya.

Soeharto merupakan seorang Presiden Indonesia yang menerapkan ilmu Jawa mengenai kepercayaan Petung, Wangsit, Pulung.

Petung sendiri diartikan sebagai ilmu hitung, maknanya adalah menghitung setiap tanda-tanda kejadian yang bakal terjadi.

Baca Juga: Miliki Luas 321 Hektar, Bandara Internasional di Pekanbaru Riau Malah Khawatir Bakal Jadi Bandara Domestik

Kemudian, wangsit dalam Serat Wulang Putera diartikan sebagai nugrahaning Allah, yakni anugerah dari Allah.

Lalu, Pulung dalam serat tersebut juga dijelaskan memiliki arti sebagai wahyu.

Dikutip dari sebuah buku berjudul DUNIA SPIRITUAL SOEHARTO: Menelusuri Laku Ritual, Tempat-tempat dan Guru Spiritualnya, disebutkan bahwa Soeharto merupakan orang kejawen yang mempelajari berbagai ilmu spiritual jawa.

Baca Juga: Israel Didesak Gunakan Bom Nuklir Demi Habisi Hamas, Palestina Bisa Langsung Hancur Lebur!

Seperti halnya ilmu Petung, Wangsit, Pulung, Soeharto juga mempelajari dunia laku tirakat, dan guru spiritual.

Sebab itulah dalam buku disebutkan bahwa Presiden ke-2 RI tersebut sudah sangat kebal jika ditembak peluru.

Hal tersebut juga dapat dibuktikan oleh kesaksian mata mantan anak buah Soeharto yang menemaninya dalam pertempuran tanggal 1 Maret 1949 dengan Belanda.

Baca Juga: Viral! Rumah Dinas Gibran Diserbu Ratusan Warga Tolak Politik Dinasti, Netizen Sebut Demo Terkonyol

Pada saat itu, Soeharto digencar dengan berbagai serangan dari peluru yang begitu tajam dari para militer Belanda.

Namun, apa yang terjadi?

Ternyata, gencaran peluru yang diluncurkan oleh para militer Belanda tersebut malah tidak ada satupun yang kuat menembus kulit Soeharto.

Para anak buah yang berada di sekitar Soeharto pun tercengan melihat pemandangan yang aneh tersebut.

Tanpa disadari ternyata Soeharto menyimpan sebuah jimat yang berupa cemeti di pinggangnya.

Benda yang bernama cemeti tersebutlah yang disebut-sebut membuat Soeharto kebal terhadap serangan peluru dari Belanda.

Itulah ulasan mengenai kisah Soeharto yang kebal terhadap peluru saat berperang melawan pasukan Belanda.***

 

 

 

 

Rekomendasi